/
Kamis, 28 September 2023 | 10:45 WIB
Ilustrasi merawat bunga. (Freepik)

PURWASUKA - Musim kemarau seringkali menjadi tantangan besar dalam merawat bunga di kebun atau taman. Suhu tinggi dan curah hujan yang minim dapat membuat tanaman mengalami stres kekeringan. 

Namun, dengan beberapa perawatan yang bijak, Anda dapat membantu bunga Anda tetap segar dan berbunga selama musim kemarau. Berikut adalah beberapa tips dan trik yang dapat membantu Anda merawat bunga dengan baik selama musim kemarau.

1. Pilih Tanaman yang Toleran terhadap Kemarau

Langkah pertama yang penting adalah memilih tanaman yang tahan terhadap kondisi kering. Beberapa tanaman yang tahan kekeringan meliputi kaktus, sukulen, lavender, dan bunga matahari. Menyesuaikan pilihan tanaman dengan iklim lokal Anda adalah kunci keberhasilan dalam merawat bunga selama musim kemarau.

2. Lokasi yang Tepat

Letakkan tanaman Anda di lokasi yang tepat. Pilih area yang mendapatkan sinar matahari yang cukup, tetapi juga memiliki sedikit teduh untuk melindungi tanaman dari panas berlebihan. Gunakan penutup tanah atau mulsa untuk menjaga kelembaban tanah dan mengurangi penguapan air.

3. Pengairan yang Bijak

Pengairan adalah faktor penting dalam merawat bunga selama musim kemarau. Air tanaman secara teratur, tetapi pastikan untuk tidak memberikan terlalu banyak air sehingga tanah tergenang. Sebaiknya berikan air dalam jumlah yang cukup dalam interval waktu yang lebih lama. Ini akan mendorong akar untuk tumbuh lebih dalam dan mencari sumber air yang lebih dalam.

4. Gunakan Wadah Penyimpanan Air

Baca Juga: Cara Pemain Timnas Indonesia U-17 Nabil Asyura Beradaptasi Cuaca Dingin di Jerman

Untuk menghemat air, pertimbangkan untuk menggunakan wadah penampungan air atau ember yang diletakkan di sekitar tanaman. Air hujan bisa menjadi sumber yang baik untuk menyirami bunga Anda dan mengurangi penggunaan air dari keran.

5. Pemupukan yang Tepat

Pemupukan yang bijak membantu tanaman Anda tetap sehat selama musim kemarau. Pilih pupuk yang sesuai dengan jenis tanaman Anda dan ikuti petunjuk pemupukan yang disarankan. Terlalu banyak pupuk bisa merusak tanaman, jadi pastikan untuk tidak berlebihan.

6. Pemangkasan dan Perawatan Rutin

Selama musim kemarau, perhatikan tanda-tanda kekeringan seperti daun yang layu atau berubah warna. Hapus daun atau bunga mati secara teratur untuk merangsang pertumbuhan baru. Pemangkasan juga membantu mengurangi kebutuhan air tanaman.

7. Perlindungan dari Sinar Langsung

Panas berlebihan bisa merusak tanaman. Pertimbangkan untuk menyediakan penutup sementara seperti payung atau tirai peneduh untuk melindungi tanaman dari sinar matahari langsung selama periode panas yang ekstrem.

8. Konservasi Air

Selain menyimpan air hujan, pertimbangkan teknik penghematan air seperti drip irrigation atau sistem penyiraman yang efisien. Ini akan membantu Anda menghemat air tanpa mengorbankan kesehatan tanaman.***

Load More