PURWASUKA - Menjelang penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) anggota legislatif DPRD Kabupaten, Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Purwakarta Wahyudin akan melakukan konsolidasi dengan beberapa pihak.
Konsolidasi dilakukan diantaranya dengan partai politik, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Purwakarta.
Wahyudin menyebut, konsolidasi tersebut dalam rangka rencana penertiban alat peraga sosialisasi (APS) yang akan dilakukan sebelum memasuki tahapan kampanye.
"Untuk penetapan DCT dilakukan pada 3 November 2023 dan diumumkan keesokan harinya, 4 November 2023. Setelah itu ada masa kosong selama 25 hari hingga dimulainya tahapan kampanye pada 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024," ucap Wahyudin saat ditemui di Sekretariat Bawaslu Purwakarta, Jl. Dr. Kusumaatmaja, Kaum, Purwakarta, pada Selasa, 17 Oktober 2023.
Wahyudin menyebutkan, selama masa kosong sebelum tahapan kampanye itu, partai diperbolehkan melakukan sosialisasi berupa pemasangan bendera dan nomor urut partai politik peserta pemilu. Selain itu, juga diperbolehkan melakukan pendidikan politik yang sifatnya internal.
"Untuk pemasangan alat peraga kampanye (APK) baru boleh dilakukan ketika sudah memasuki tahapan kampanye, pada 28 November 2023 nanti. Itu pun sesuai dengan juknis yang akan dikeluarkan oleh KPU nantinya," Jelasnya.
Disinggung terkait potensi pelanggaran pada masa kampanye mendatang, Wahyudin menyebutkan, Purwakarta cenderung kondusif.
"Indeks kerawanan pemilu di Kabupaten Purwakarta termasuk kategori sedang. Meski begitu, kami fokus di pengawasan partisipatif dengan melibatkan kelompok dan organisasi masyarakat, organisasi kepemudaan, hingga awak media. Yakni, untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu 2024," ucapnya.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!
-
7 Fakta Pemuda Grobogan Tewas di Sungai Irigasi, Sempat Minta Tolong Sebelum Tenggelam
-
Cara Mencetak Kartu ATM BRI Setelah Daftar Online via BRImo
-
Baru Tersentuh 10 Persen, Pesantren Penerima MBG Bakal Diperbanyak
-
BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung
-
21 Bangunan di Bitung Rusak Usai Gempa 7,6 M, Rumah Warga hingga Kantor Pemerintah
-
Body Tipis Performa Maksimal! Huawei MatePad 12 X: Tablet Rasa Laptop Bikin Ngetik Jadi Nyaman
-
Fujifilm Instax Mini 13 Resmi Rilis di Indonesia, Kamera Analog dengan Fitur Self-Timer
-
Pep Guardiola Ingin Tinggalkan Manchester City, Klub Mulai Siapkan Skenario
-
7 Fakta Tragis Pembunuhan di Sragen, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam