BANJARNEGARA-Sosok Soemitro Kolopaking Poerbonegoro, tokoh pergerakan nasional asal Kabupaten Banjarnegara sudah akrab di telinga bangsa, khususnya yang peduli akan sejarah.
Banjarnegara merupakan kabupaten di tengah pulau Jawa yang memiliki sejarah panjang. Di era Pergerakan Nasional, Kabupaten Banjarnegara adalah salah satu lahan subur bersemainya nasionalisme melalui Syarikat Islam (SI) .
Sisa kejayaan SI pun masih terlihat hingga sekarang. Pergerakan berkembang pesat di Banjarnegara di antaranya karena pemikiran maju Bupatinya saat itu, Soemitro Kolopaking Poerbonegoro.
Ia merupakan Bupati Tiga Zaman (Kolonial Belanda, Pendudukan Jepang dan Republik Indonesia).
Soemitro merupakan Sekretaris Indische Vereniging yang merupakan cikal bakal organisasi Perhimpunan Indonesia di Belanda, sebab ia pernah lama merantau tinggal di Eropa.
Sepulang dari Belanda, Soemitro menjadi Bupati Banjarnegara. Pada masa Pendudukan Jepang, karena pengalamannya, ia juga ditunjuk menjadi anggota Badan Penyelidik Upaya Kemerdekaan (BPUPK) atau Dokuritzu Cunbi Cosakai.
Soemitro juga turut membidani Lahirnya Dasar Negara Indonesia Pancasila.
Ia juga mengawal revolusi kemerdekaan Indonesia dengan sangat baik.
Karena perannya yang viral, Yayasan Sahabat Muda Indonesia dan Komunitas Cagar Budaya Banjarnegara memandang sudah sepantasnya Soemitro Kolopaking diajukan untuk menjadi Pahlawan Nasional.
Kiprah Soemitro Kolopaking Poerbonegoro dapat dilihat dalam video
Masyarakat bisa mendukung pengajuan Soemitro Kolopaking Poerbonegoro sebagai Pahlawan Nasional dengan menandatangani petisi online berikut:
https://chng.it/ncPMmYK9HZ
"Atas dukungan sedulur-sedulur semua, kami ucapkan terimakasih, " kata
Ketua Umum Yayasan Sahabat Muda Indonesia Heni Purwono
Tag
Berita Terkait
-
Evakuasi Korban Bencana Tanah Longsor di Banjarnegara
-
Banjarnegara Dilanda Longsor Besar: 48 Rumah Hancur, Pencarian Korban Terus Dikebut
-
Polemik Gelar Pahlawan pada Soeharto, Sultan: Semua Mantan Presiden yang Telah Berpulang, Layak
-
Duka dari Banjarnegara: Longsor Pandanarum Telan 2 Korban, 27 Warga Masih Hilang Tertimbun
-
Ketika Penghargaan Jadi Alat Propaganda: Negara Harus Tahu Batasnya
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
CEK FAKTA: BLT Desa 2026 Rp 300 Ribu per Bulan untuk Warga yang Belum Dapat Bantuan, Benarkah?
-
Jadwal Imsak dan Subuh Wilayah Jakarta dan Yogyakarta Hari Ini, Minggu 1 Maret 2026
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup