- Kementerian Sosial menyatakan dukungan terhadap usulan Hamengku Buwono II sebagai pahlawan nasional dalam pertemuan di Jakarta, Senin (6/4).
- Proses penganugerahan gelar harus melalui verifikasi berjenjang mulai dari daerah hingga keputusan akhir oleh Presiden dan Dewan Gelar.
- Pihak yayasan telah memulai proses administratif dan menyerahkan naskah akademik kepada pemerintah daerah sejak Januari 2024 hingga April 2026.
Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) menyatakan dukungan atas usulan Hamengku Buwono II untuk dianugerahi gelar pahlawan nasional.
Dukungan itu disampaikan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono saat menerima perwakilan Yayasan Vasiatii Socaning Lokika dan warga Wonosobo di Kantor Kemensos, Jakarta, Senin (6/4).
“Sebagai aparatur negara, saya mendukung siapa pun yang akan mengusulkan para pejuang, tokoh-tokoh bangsa untuk menjadi pahlawan nasional,” kata Agus Jabo di Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Meski memberi sinyal dukungan, ia menegaskan Kemensos bukan pihak yang menentukan lolos tidaknya seorang tokoh menjadi pahlawan nasional. Prosesnya berlapis dan melibatkan sejumlah tahapan administratif hingga politik di tingkat pusat.
Menurut dia, pengusulan harus dimulai dari daerah, lalu diverifikasi oleh Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD), sebelum diajukan ke Dewan Gelar. Keputusan akhir berada di tangan presiden setelah seluruh syarat dinyatakan terpenuhi.
“Finalisasi seseorang atau tokoh bangsa menjadi pahlawan nasional nanti ditentukan oleh Dewan Gelar, tetapi prosedurnya mulai dari kota/kabupaten, provinsi,” jelasnya.
Di sisi lain, pihak pengusul mengklaim proses di tingkat daerah sudah berjalan. Ketua Yayasan Vasiatii Socaning Lokika, Fajar Bagus Putranto, menyebut pengajuan dari masyarakat Desa Pagerejo, Kabupaten Wonosobo, telah dimulai sejak Januari 2024.
Naskah akademik, kata dia, juga sudah diserahkan ke pemerintah daerah pada April 2026 sebagai bagian dari kelengkapan administratif.
“Tahapan pengusulan calon pahlawan nasional telah dilaksanakan di desa kami pada 30 Januari 2024,” ujar Fajar.
Baca Juga: WFH ASN Tak Ganggu Bansos, Kemensos Percepat Pencairan Mulai April 2026
Dukungan Kemensos ini menjadi pintu awal, namun belum menjamin Hamengku Buwono II akan resmi menyandang gelar pahlawan nasional. Selain verifikasi historis dan administratif, keputusan juga akan sangat bergantung pada penilaian Dewan Gelar hingga persetujuan Presiden.
Di tengah proses tersebut, Agus Jabo mengingatkan bahwa pemberian gelar bukan satu-satunya bentuk penghormatan terhadap tokoh bangsa. Ia menyinggung pentingnya meneruskan nilai perjuangan di tengah situasi global yang dinamis. Buatin judul seo bagus dan neta desc
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Pertemuan di Rumah Presiden, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Jentelmen Mundur
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Benarkah Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri? Ini Jawaban Komisi III DPR
-
Tak Hanya Saksi, IPW Sebut 2 Brigjen TNI Satroni Polda Metro Hendak Ambil Paksa Barang Bukti
-
Sudah Jadi Tersangka, Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Resmi Pakai Rompi Oranye Tahanan KPK
-
Gus Lilur Minta Prabowo Segera Rukunkan Polri-Kejaksaan: Jangan Biarkan Beradu
-
Geger Isu Teror di Kantor BGN, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Garansi Harga BBM Rakyat Kecil Tak Naik, Prabowo Sentil Pengusaha Pakai Lamborghini
-
Prabowo Didesak Turun Tangan, Cegah Konflik Polri-Kejaksaan Makin Melebar: TNI Jangan Ikut Campur
-
Nama Febrie Terseret Isu Korupsi, Habiburokhman: Jika Bukti Kuat Harus Diproses
-
Tragedi di Gorong-gorong Cipayung, 3 Pekerja Proyek Pipa Air Tewas Diduga Keracunan Gas
-
DPR Dukung Kortas Tipikor Bongkar Skandal Batu Bara: TNI-Polri dan Jaksa Harus Solid!