SUARAPURWOKERTO. ID, KEBUMEN-Aksi Bupati Kebumen Arif Sugiyanto membeli produk-produk UMKM milik warganya cukup menarik perhatian.
Di laman Facebook pribadinya 'Arif Sugiyanto', ia meminta kepada warganya untuk mengirim foto-foto produk UMKM unggulannya.
Warga pun cukup antusias, mereka beramai-ramai mengirim produk-produk unggulan, mulai kue kering, kue basah, berbagai macam jenis minuman, obat herbal, juga pakaian serta kerajinan tangan lainnya.
Sebagai bentuk apresiasi dari hasil karya mereka, Bupati pun tak segan untuk membelinya.
"Alhamdulillah banyak sekali warga kita yang punya kreativitas dalam membuat produk unggulan UMKM. Dari makanan, sandang dan kerajinan tangan lain. Ini patut diapresiasi," ujar Bupati di Pendopo Kabumian, Jumat (29/4/2022).
Dengan senang hati, Bupati membeli produk-produk UMKM milik warganya itu. Khususnya produk makanan kering. Dalam status Facebooknya, Bupati menyebut telah memborong habis semua produk UMKM yang dikirim warganya. Bahkan bagi yang masih punya stok, agar segera dikirim ke nomor WhatsAppnya.
"Sudah kita borong habis, terutama untuk makanan kering, ada aneka kripik, lanting, kue bolu, kecap, bumbu kacang, piasusu, sale, kacang telur, minyak kelapa, dan lainnya. Bagi siapa yang masih punya stok di rumah silakan kirim ke WA Bupati yang sudah saya tulis di Facebook. Batas waktunya sampai malam lebaran," terang Bupati.
Bupati ternyata telah menyiapkan dana sebesar Rp300 juta untuk membeli produk UMKM warganya. Produk UMKM dari berbagai jenis makanan kering itu kemudian dibungkus dalam satu paket senilai Rp200 ribu sebagai bingkisan lebaran.
Lalu bingkisan itu kembali dibagikan kepada masyarakat luas.
"Produk UMKM itu kita kumpulkan, kita bungkus, dan kita buat 1.500 paket atau pack, untuk dibagikan kepada para alim ulama, tokoh masyarakat, para ibu-ibu PKK, dan juga masyarakat lain yang membutuhkan," terangnya
Menurut Bupati, hingga H-3 lebaran, pihaknya sudah kehabisan untuk membeli produk UMKM milik warganya. Padahal yang dibutuhkan masih cukup banyak. Sementara stok barang di lapangan sudah mulai langka karena tingginya permintaan pasar jelang lebaran.
Dari 1.500 paket untuk lebaran yang dibutuhkan, baru terkumpul 800 paket dari produk UMKM warga. Karenanya pihaknya terus berupaya mencari sampai desa dengan menggaet komunitas agar barang tercukupi.
Pihaknya sengaja memilih membeli produk UMKM dari makanan kering karena bertepatan momentum lebaran.
Makanan itu nantinya bisa disajikan untuk hidangan keluarga. Terlebih tahun ini, banyak masyarakat yang mudik.
Di sisi lain pihaknya ingin mengajak masyarakat untuk lebih mencintai produk-produk UMKM. Tidak hanya itu, sebagai bentuk dukungan terhadap para pelaku UMKM, pemerintah kata dia, memfasilitasi pemberian izin produk secara gratis untuk tingkat kabupaten.
Berita Terkait
-
TEI ke-40 Resmi Dibuka, Hadirkan Keunggulan Produk Indonesia Tanpa Batas
-
Forum B2B PaDi UMKM Expo 2025: UMKM Binaan Pertamina Tembus Potensi Bisnis Rp4,6 Miliar
-
Edit Foto dengan AI Kini Bisa Dilakukan Pelaku UMKM untuk Perkenalkan Produknya
-
Tinggalkan Cara Lama, Ini Rahasia UMKM Tembus Pasar Luas Lewat Platform Digital
-
BNI Bakal Bawa Produk UMKM Mejeng di Toko-toko AS
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena