SUARAPURWOKERTO.ID, BANJARNEGARA-Idul Fitri menjadi momentum paling ditunggu umat Islam setelah sebulan puasa Ramadan. Di hari kemenangan itu, umat Islam merayakannya dengan suka cita.
Membeli baju baru pun menjadi tradisi bagi sebagian masyarakat, terutama anak-anak untuk dipakai di hari raya. Namun bagaimana dengan anak yatim tanpa orang tua yang menafkahi?
Kepedulian untuk anak yatim agar ikut senang merayakan Idul Fitri ini ditunjukkan oleh Yayasan Jumat Barokah Banjarnegara (JBB).
Menjelang perayaan Idul Fitri yang kurang dua hari lagi, Yayasan Jumat Barokah Banjarnegara, Sabtu (30/4/2022) mengajak 70 anak yatim dan dhuafa berbelanja di Depo Pelita Banjarnegara.
Koordinator Yayasan JBB Turiman menjelaskan, agenda ini merupakan agenda tahunan JBB untuk anak yatim dan dhuafa di Banjarnegara. Anak-anak yatim diberi sejumlah uang untuk dipakai berbelanja sesuka mereka.
"Mereka kita beri jatah belanja keperluan lebaran, masing-masing anak Rp 350 ribu. Sebelum belanja, mereka kita ajak bermain di wahana bermain dahulu," jelas Turiman.
Pihaknya mengajak langsung para yatim berbelanja langsung, tambah Turiman, agar anak dapat memilih sendiri barang-barang yang diinginkannya.
Selain ukurannya pas, dipastikan barang yang dibeli sesuai selera anak.
"Dengan seperti ini, kita harapkan benar-benar anak-anak yatim ini bahagia menyambut lebaran. Ini tentu sesuai sunah Rosulullah untuk membahagiakan anak yatim. Saya mengucapkan terimakasih kepada semua donatur" tambahnya.
Salah satu peserta dari Desa Petambakan Kaisara mengaku sangat senang bisa diajak ikut program ini. Ini pertama kalinya anak itu ke Depo Pelita. Hal senada juga diungkapkan Yunus dari Desa Bojonegara.
"Senang bisa main time zone, bisa jajan banyak, bawa pulang belanjaan banyak," kata Yunus.
Pengelola Depo Pelita Tri Yanto mengaku sangat mendukung program ini setiap tahunnya. Bahkan ia pun ikut memberikan bantuan untuk para peserta.
"Kita senang setiap tahun bisa diajak kerjasama. Semoga setiap tahun kita bisa bahagiakan yatim dan dhuafa," harap Tri.
Berita Terkait
-
Ramadan Charity Event The Sultan Hotel & Residence Jakarta: Kebahagiaan dan Kebersamaan 100 Anak
-
Ngabuburit Anti-Mainstream: Mandi Bola dan Pentingnya Penuhi Kebutuhan Bermain Bagi Anak Yatim
-
Ramadan Madani, Maknai Harmoni: Dari Sabang ke Merauke, PNM Tebar Kebaikan Bagi Anak Yatim - Dhuafa
-
BSI Berbagi: 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh Indonesia
-
Semarak Berbagi, Paket Pangan dan Ribuan Takjil Disalurkan untuk Anak Panti Asuhan
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat
-
Anti-Mainstream! Coba Resep Puding Susu Karamel Ini untuk Maniskan Momen Lebaran Keluarga
-
BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo
-
Lebaran di Kuburan: Permintaan Melonjak, Bunga Rampai Jadi 'Emas' Dadakan
-
Tahun Ini Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi dan Hapus Batasan Tahun Kelulusan
-
Usai Lebaran 2026, Nonton Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Ini Jadwal Lengkapnya
-
Arus Balik Lebaran 2026 Kapan Dimulai? Pemudik Harus Siap Hadapi Puncaknya
-
Film Dream Animals: The Movie, Hewan Lucu Selamatkan Dunia Camilan
-
6 Buah untuk Turunkan Asam Urat Tinggi Pasca Lebaran secara Alami, Konsumsi Rutin
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?