/
Minggu, 22 Mei 2022 | 18:59 WIB
pegipegi.com

SUARAPURWOKERTO.ID, Gunung Semeru adalah gunung tertinggi di Pulau Jawa dan memiliki banyak objek wisata untuk dikunjungi. Satu satunya adalah Ranu Kumbolo, sebagai tempat transit favorit para pendaki.

Ranu Kumbolo merupakan danau indah air tawar yang berada dalam Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (KTN-BTS). Memiliki Luas 8 Hektare terletak pada ketinggian 2.390 meter di atas permukaan laut. Posisi Ranu Kumbolo bearada di antara Ranu Pani dan Gunung Semeru.

Secara historis geologis, Ranu Kumbolo terbentuk dari massive kawah Gunung Jambangan yang telah memadat sehingga air yang tertampung tidak dapat  mengalir ke bawah secara gravitasi. Karena keindahannya, Ranu Kumbolo saat ini merupakan salah satu  obyek wisata yang menarik dan banyak dikunjungi wisatawan.

Memiliki air danau atau telaga yang jernih dan berada diketinggian yang cukup lapang, Ranu Kumbolo menjadi lokasi pemberhentian bagi para pendaki Gunung Semeru, sambil beristirahat biasanya mereka membangun tenda di sekitar danau.

Di sisi Barat danau, terdapat prasasti kuno. berbentuk batu andesit. Prasasti ini bertuliskan sebuah kalimat berbahasa Jawa Kuno bertarikh 1447 Masehi. Diduga prasasti tersebut adalah peninggalan Kerajaan Majapahit, sayangnya belum ada penelitian khusus tentang hal ini, sehingga belum bisa dipastikan riwayatnya.

Bagi Anda yang akan melakukan pendakian ke gunung Semeru, atau sekedar melihat keindahan Ranu Kumbolo, tidak perlu khawatir dengan fasilitas selama Anda transit. Pengelola sudah menyiapkan area transit dan beristirahat sementara di seputaran Ranu Kumbolo.

Tersedia  berbagai  fasilitas yang akan dapat membantu kenyamanan para pendaki. Di sana terdapat pondok pendaki seluas 70 meter persegi, yang dapat digunakan untuk beristirahat atau sekedar berteduh bila cuaca kurang mendukung.

Di tempat yang sama tersedia pula fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK). Hamparan tanah yang lapang disekitar pondok istirahat dan MCK biasanya digunakan oleh para pendaki untuk membangun tenda.

Khusus di perairan danau, Anda  dapat menyaksikan kehidupan satwa migran burung belibis. Bagi para pengamat lingkungan, Ranu Kumbolo sebetulnya merupakan laboratorium alam yang cocok bagi kegiatan penelitian dan observasi lapangan yang sarat dengan kandungan ilmu pengetahuan. (Arif Kusuma)

Load More