SUARAPURWOKERTO.ID, Gunung Semeru adalah gunung tertinggi di Pulau Jawa dan memiliki banyak objek wisata untuk dikunjungi. Satu satunya adalah Ranu Kumbolo, sebagai tempat transit favorit para pendaki.
Ranu Kumbolo merupakan danau indah air tawar yang berada dalam Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (KTN-BTS). Memiliki Luas 8 Hektare terletak pada ketinggian 2.390 meter di atas permukaan laut. Posisi Ranu Kumbolo bearada di antara Ranu Pani dan Gunung Semeru.
Secara historis geologis, Ranu Kumbolo terbentuk dari massive kawah Gunung Jambangan yang telah memadat sehingga air yang tertampung tidak dapat mengalir ke bawah secara gravitasi. Karena keindahannya, Ranu Kumbolo saat ini merupakan salah satu obyek wisata yang menarik dan banyak dikunjungi wisatawan.
Memiliki air danau atau telaga yang jernih dan berada diketinggian yang cukup lapang, Ranu Kumbolo menjadi lokasi pemberhentian bagi para pendaki Gunung Semeru, sambil beristirahat biasanya mereka membangun tenda di sekitar danau.
Di sisi Barat danau, terdapat prasasti kuno. berbentuk batu andesit. Prasasti ini bertuliskan sebuah kalimat berbahasa Jawa Kuno bertarikh 1447 Masehi. Diduga prasasti tersebut adalah peninggalan Kerajaan Majapahit, sayangnya belum ada penelitian khusus tentang hal ini, sehingga belum bisa dipastikan riwayatnya.
Bagi Anda yang akan melakukan pendakian ke gunung Semeru, atau sekedar melihat keindahan Ranu Kumbolo, tidak perlu khawatir dengan fasilitas selama Anda transit. Pengelola sudah menyiapkan area transit dan beristirahat sementara di seputaran Ranu Kumbolo.
Tersedia berbagai fasilitas yang akan dapat membantu kenyamanan para pendaki. Di sana terdapat pondok pendaki seluas 70 meter persegi, yang dapat digunakan untuk beristirahat atau sekedar berteduh bila cuaca kurang mendukung.
Di tempat yang sama tersedia pula fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK). Hamparan tanah yang lapang disekitar pondok istirahat dan MCK biasanya digunakan oleh para pendaki untuk membangun tenda.
Khusus di perairan danau, Anda dapat menyaksikan kehidupan satwa migran burung belibis. Bagi para pengamat lingkungan, Ranu Kumbolo sebetulnya merupakan laboratorium alam yang cocok bagi kegiatan penelitian dan observasi lapangan yang sarat dengan kandungan ilmu pengetahuan. (Arif Kusuma)
Berita Terkait
-
Peningkatan Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru
-
Bertaruh Nyawa di Arus Lahar Semeru, Aksi Heroik Polisi Lumajang Gendong Siswa SD Demi Bisa Sekolah
-
Gunung Semeru Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 600 Meter
-
Gunung Semeru Lima Kali Erupsi Hari Ini, PVMBG Ungkap Lima Titik Waspada
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Mafia Masuk PTN Terbongkar: 3 Dokter Aktif di Jatim Jadi Otak Sindikat Joki UTBK Beromzet Miliaran
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Perempuan Harus Terus Membuktikan Diri: Tanda Emansipasi Setengah Jalan?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Rambut Siswi Berhijab Dipotong Paksa, Dedi Mulyadi Cecar Guru SMKN 2 Garut: Masalahnya Apa?
-
Smart Band untuk Apa? Kenali Fungsi dan Perbedaannya dengan Smartwatch
-
Apakah 15 Mei 2026 Cuti Bersama? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
-
Real Madrid Buka Investigasi Resmi Buntut Keributan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni
-
Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa