/
Jum'at, 08 Juli 2022 | 15:53 WIB
Foto: KBRI Tokyo.

PURWOKERTO.SUARA.COM, TOKYO - Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe ditembak di kota Nara, Jepang bagian barat, pada Jumat (8/7/2022) pukul 11:30 waktu setempat. Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang dan Federasi Mikronesia, Heri Akhmadi atan ama Pemerintah Indonesia menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa penembakan tersebut.

“Saya, atas nama Pemerintah Indonesia, menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas kejadian penembakan terhadap Mantan PM Shinzo Abe. Pemerintah dan masyarakat Indonesia di Jepang berdoa untuk kebaikan PM Abe dan keluarga serta seluruh masyarakat Jepang,” ujarnya dalam siaran tertulisnya pada Jumat (8/7/2022)

Pihaknya menerangkan, saat kejadian, terdengar dua kali suara letusan senjata yang berasal dari arah belakang PM Shinzo Abe dan diberitakan mengenai bagian dada.

"Mantan PM Abe saat itu sedang melakukan kampanye pemilihan Upper House. Setelah penembakan, PM Shinzo Abe langsung dilarikan ke Rumah Sakit dan diberitakan dalam kondisi kritis. Berdasarkan pemberitaan, polisi sudah menangkap satu orang terduga pelaku," ungkap Heri.

Diketahui, Shinzo Abe merupakan salah satu politisi senior Jepang. Periode pertamanya sebagai PM Jepang adalah sejak 26 September 2006 hingga pengunduran dirinya pada  26 September 2007.

Heri menjelaskan, KBRI Tokyo telah melakukan komunikasi dengan aparat dan simpul masyarakat di sekitar lokasi kejadian. Hingga saat ini, belum ada informasi WNI yang terdampak. 

"Adapun jumlah WNI di Prefektur Nara menurut data imigrasi Jepang per Desember 2021 adalah 321 orang," pungkasnya. (Arif KF)

Load More