/
Senin, 11 Juli 2022 | 20:50 WIB
Ajudan Tewas di Rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, IPW Desak Kapolri Bentuk Tim Pencari Fakta

PURWOKERTO.SUARA.COM, Brigpol Nopryansah Yosua Hutabarat dikabarkan tewas di rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo yang terjadi pada Jumat (8/7/2022) sekitar 17.00 WIB. Indonesia Police Watch (IPW) menganggap, selama tiga hari ini, kasus itu masih ditutup rapat oleh Polri yang memiliki slogan Presisi. 

Oleh karena itu, IPW mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk Tim Pencari Gabungan Pencari Fakta (TPGPF) atas tewasnya Brigpol Nopryansah Yosua Hutabarat yang merupakan ajudan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.

"Hal ini untuk mengungkap apakah meninggalnya korban penembakan terkait adanya ancaman bahaya terhadap Kadivpropam Irjen Ferdy Sambo atau adanya motif lain. Oleh karena itu, pimpinan tertinggi Polri harus menon-aktifkan terlebih dahulu Irjen Ferdy Sambo dari jabatan selaku Kadiv Propam," ujar Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso dalam siaran tertulisnya pada Senin (11/7/2022).

Menurutnya, ada beberapa alasan, pertama, Irjen Ferdy Sambo adalah saksi kunci peristiwa yang menewaskan ajudannya tersebut. Hal tersebut, agar diperoleh kejelasan motif dari pelaku membunuh sesama anggota Polri. 

Alasan kedua, Brigpol Nopryansah Yosua Hutabarat statusnya belum jelas apakah korban atau pihak yang menimbulkan bahaya sehingga harus ditembak. 

Alasan ketiga, locus delicti terjadi di rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Karena itu agar tidak terjadi distorsi penyelidikan maka harus dilakukan oleh Tim Pencari Fakta yang dibentuk atas perintah Kapolri bukan oleh Propam. 

"Dengan begitu, pengungkapan kasus penembakan dengan korban anggota Polri yang dilakukan rekannya sesama anggota dan terjadi di rumah petinggi Polri menjadi terang benderang. Sehingga, masyarakat tidak menebak-nebak lagi apa yang terjadi dalam kasus tersebut," ungkap Sugeng.

Ia melanjutkan, dikarenakan, peristiwa ini sangat langka karena terjadi di sekitar Perwira Tinggi dan terkait dengan Pejabat Utama Polri. 

"Anehnya, Brigpol Nopryansah merupakan anggota Polri pada satuan kerja Brimob itu, selain terkena tembakan juga ada luka sayatan di badannya," pungkas Sugeng. (Arif KF)

Baca Juga: Profil Muhammad Ferrari, Pencetak Dua Gol ke Gawang Myanmar

Load More