PURWOKERTO.SUARA.COM Nettizen ramai-ramai mengecam kru TV yang mendorong Ruben Onsu hingga tersungkur dan masuk ke kolong meja. Cuplikan video itu pun viral di media sosial.
Pertanyaannya, mungkinkah kejadian itu adalah murni inisiatif kru TV yang mendorong Ruben, atau direncanakan tim (manajemen) untuk menarik perhatian pemirsa?
Masalahnya, nettizen hanya terfokus ke kru TV yang mendorong Ruben hingga menghujatnya habis-habisan.
Ernest Prakasa ikut angkat bicara terkait viralnya video itu. Melalui Twitter-nya, Ernest Prakasa mengomentari kehebohan ini.
Komika itu justru berpandangan, aksi mendorong Ruben hanyalah gimmick.
Namun kru TV itu lah yang justru jadi bahan bully-an para nettizen. Padahal, bisa jadi adegan tersebut bukan atas kemauan kru.
"Gimmick presenter didorong kru TV sampe nyusruk, buntutnya malah si kru yg digerudug netijen. Lo pikir itu maunya dia?" cuit Ernest Prakasa, Selasa (13/7/2022).
Sebagian warganet pun sependapat dengan Ernest Prakasa. Adegan yang menyebabkan Ruben Onsu tersungkur di bawah meja itu mestinya tak membuat warganet mem-bully kru berlebihan.
"Nah bener, agak gimana aja gitu crewnya bakal berani gitu kalau ga di suruh, okelah kalau dibelakang layar, lah ini depan layar yang semua orang liat wkwk," cuit warganet.
Baca Juga: Begini Cara Membedong Bayi, Tidak Perlu Terlalu Kencang
Warganet lain juga merasa janggal karena pembawa acara seperti biasa saja saat melihat Ruben Onsu jatuh tersungkur.
"Pengisi acaranya aja enggak ada yang kaget liat orang jatoh gitu," timpal warganet lain.
"Logikanya aja mana ada kru tv yang berani ngedorong artis, di depan kamera pula itu," imbuh warganet lagi.
Sebelumnya, viral di media sosial, video Ruben Onsu didorong kru tv hingga jatuh tersungkur ke kolong meja. Ruben yang mengenakan handuk saat itu mulanya berjalan santai memasuki ruangan yang di situ ada artis Rafi Ahmad.
Namun tak disangka, bukannya dibiarkan berjalan sendiri, Ruben didorong keras hingga tak mampu menjaga keseimbangan dan jatuh. Ia pun merintih kesakitan kemudian berusaha berdiri dan berjalan ke belakang panggung.
Parahnya, kejadian itu mengundang gelak tawa seakan jadi bahan lelucon. Padahal ia saat ini sedang berjuang melawan penyakitnya.
Kepala Produksi Minta Maaf
Belakangan, seperti dikutip dari suara.com, Jesika Desaratu selaku Head Production Trans TV menyampaikan klarifikasi. Ia mewakili tim yang bertugas memohon maaf kepada Ruben Onsu.
"Kami atas nama tim Kru yang bertugas, benar-benar minta maaf. Karena itu hal yang nggak disengaja," kata Jesika Desaratu saat acara Ketawa Itu Berkah dikutip dari Instagram @nyinyir_update_official, Selasa (12/7/2022)
Menurutnya, peristiwa itu terjadi pada Kamis, 7 Juli 2022 lalu. Kru yang mendorong Ruben sampai jatuh pun disebut telah meminta maaf namun tidak disiarkan. Pihaknya ingin menyelesaikan masalah itu secara internal dengan Ruben Onsu.
Namun tak disangka, cuplikan video itu sudah beredar hingga viral bersamaan dengan momentun Idul Adha.
Nettizen ramai-ramai mengecam kru TV yang mendorong Ruben Onsu hingga tersungkur dan masuk ke kolong meja. Cuplikan video itu pun viral di media sosial.
Pertanyaannya, mungkinkah kejadian itu adalah murni inisiatif kru TV yang mendorong Ruben, atau direncanakan tim (manajemen) untuk menarik perhatian pemirsa?
Masalahnya, nettizen hanya terfokus ke kru TV yang mendorong Ruben hingga menghujatnya habis-habisan.
Ernest Prakasa ikut angkat bicara terkait viralnya video itu. Melalui Twitter-nya, Ernest Prakasa mengomentari kehebohan ini.
Komika itu justru berpandangan, aksi mendorong Ruben hanyalah gimmick.
Namun kru TV itu lah yang justru jadi bahan bully-an para nettizen. Padahal, bisa jadi adegan tersebut bukan atas kemauan kru.
"Gimmick presenter didorong kru TV sampe nyusruk, buntutnya malah si kru yg digerudug netijen. Lo pikir itu maunya dia?" cuit Ernest Prakasa, Selasa (13/7/2022).
Sebagian warganet pun sependapat dengan Ernest Prakasa. Adegan yang menyebabkan Ruben Onsu tersungkur di bawah meja itu mestinya tak membuat warganet mem-bully kru berlebihan.
"Nah bener, agak gimana aja gitu crewnya bakal berani gitu kalau ga di suruh, okelah kalau dibelakang layar, lah ini depan layar yang semua orang liat wkwk," cuit warganet.
Warganet lain juga merasa janggal karena pembawa acara seperti biasa saja saat melihat Ruben Onsu jatuh tersungkur.
"Pengisi acaranya aja enggak ada yang kaget liat orang jatoh gitu," timpal warganet lain.
"Logikanya aja mana ada kru tv yang berani ngedorong artis, di depan kamera pula itu," imbuh warganet lagi.
Sebelumnya, viral di media sosial, video Ruben Onsu didorong kru tv hingga jatuh tersungkur ke kolong meja. Ruben yang mengenakan handuk saat itu mulanya berjalan santai memasuki ruangan yang di situ ada artis Rafi Ahmad.
Namun tak disangka, bukannya dibiarkan berjalan sendiri, Ruben didorong keras hingga tak mampu menjaga keseimbangan dan jatuh. Ia pun merintih kesakitan kemudian berusaha berdiri dan berjalan ke belakang panggung.
Parahnya, kejadian itu mengundang gelak tawa seakan jadi bahan lelucon. Padahal ia saat ini sedang berjuang melawan penyakitnya.
Kepala Produksi Minta Maaf
Belakangan, seperti dikutip dari suara.com, Jesika Desaratu selaku Head Production Trans TV menyampaikan klarifikasi. Ia mewakili tim yang bertugas memohon maaf kepada Ruben Onsu.
"Kami atas nama tim Kru yang bertugas, benar-benar minta maaf. Karena itu hal yang nggak disengaja," kata Jesika Desaratu saat acara Ketawa Itu Berkah dikutip dari Instagram @nyinyir_update_official, Selasa (12/7/2022)
Menurutnya, peristiwa itu terjadi pada Kamis, 7 Juli 2022 lalu. Kru yang mendorong Ruben sampai jatuh pun disebut telah meminta maaf namun tidak disiarkan. Pihaknya ingin menyelesaikan masalah itu secara internal dengan Ruben Onsu.
Namun tak disangka, cuplikan video itu sudah beredar hingga viral bersamaan dengan momentun Idul Adha.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Teka Teki Pelatih Real Madrid Musim Depan Ada Titik Terang, Eks Chelsea Jadi Kandidat Terkuat
-
Resmi! Biaya Pemakaman di Jakarta Kini Nol Rupiah
-
Sinopsis The Bride! Kisah Frankenstein Mencari Cinta
-
Jimly Mau Bisik-bisik ke Prabowo, Minta Waktu Lapor Hasil Komisi Percepatan Reformasi Polri
-
Cegah Korban Jiwa Terulang, Pramono Anung Percepat Penertiban Kabel Semrawut di Jakarta
-
Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Terapkan Protokol Khusus Selama Situasi Perang
-
Purbaya Wajibkan Bank BCA-BNI dkk Setor Data Transaksi Kartu Kredit ke DJP, Ini 27 Daftarnya
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Tayang Mei, Jun Ji Hyun dan Koo Kyo Hwan Bintangi Film Baru Berjudul Colony
-
Wasit Daniele Doveri Pimpin Derby della Madonnina, Galak ke Inter, Sering Untungkan AC Milan