PURWOKERTO.SUARA.COM, JAKARTA-Irjen Pol Ferdy Sambo diduga menyuruh anak buahnya melakukan penembakan terhadap Brigadir J yang membuatnya tewas. Ia juga diduga menembak ke arah dinding berkali-kali untuk mengaburkan fakta agar seolah-olah terjadi baku tembak di rumahnya.
Terkait penyalahgunaan senjata api ini, tindakan Ferdy Sambo dalam kejadian itu bertolak belakang dengan pernyataannya saat menjabat Kadiv Propam Polri.
Dalam sebuah kesempatan, Irjen Pol Ferdy Sambo pernah mengingatkan anggota Polri agar tidak tidak terjadi penyalahgunaan senjata api.
Untuk mencegah penyalahgunaan senpi, kata Sambo, pengajuan senpi oleh anggota harus diperketat, di antaranya melalui tes psikologi atau kejiwaan.
Tak cukup di situ, anggota yang membawa senjata api juga harus diawasi dan dicek secara berkala terkait kondisi mental mereka. Ini untuk mengantisipasi ketika mereka mengalami perubahan kondisi mental karena masalah keluarga atau dengan lingkungannya.
“Apabila ada anggota bermasalah dengan keluarga,dengan lingkungannya, segera dicabut pada kesempatan pertama, sehingga tidak berdampak ke institusi nantinya,”katanya
Pemeriksaan rutin terkait izin pinjam senpi juga harus dilakukan oleh masing-masing pimpinan unit kepada anggotanya. Anggota juga ditingkatkan pemahaman dan kompetensinya soal penggunaan senpi.
Seluruh anggota yang menggunakan kekuatan itu harus paham betul prinsip penggunaannya. Tidak boleh ada penggunaan senpi yang tidak berdasarkan hukum. Pihaknya tak segan menindak tegas terhadap anggota yang melakukan penyalahgunaan senpi.
“Kami akan lakukan tindakan tegas dan keras sampai tingkat pengawas lapangan apalagi ada pelanggaran yang masih terjadi lagi terkait penggunaan kekuatan yang tidak sesuai prosedur,”katanya
Baca Juga: Celebes Canyon, Wisata yang Menakjubkan di Daerah Asal Ferdy Sambo
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Feng Shui Dapur Lebih Tinggi dari Ruang Tamu, Apakah Dianggap Baik atau Buruk?
-
5 Primer untuk Menutupi Pori-Pori Secara Instan, Makeup Jadi Flawless
-
Andi Sudirman: HUT Dekranas ke-46 dan HKG ke-54 Momentum Promosi UMKM Sulsel
-
Perburuan: Harga Sebuah Prinsip Pahlawan yang menjadi Mangsa di Tanah Sendiri
-
4 Tinted Sunscreen Niacinamide Bikin Makeup Natural dan Cerah Bebas Kilap
-
Klarifikasi Kejati Jateng: Tak Ada Pemeriksaan Personel Polri Terkait SPPG
-
5 Sunscreen yang Tidak Lengket di Iklim Panas, Nyaman Dipakai Seharian
-
Makin Serius Menekuni Lari? Inovasi Terbaru Ini Layak Dilirik
-
Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta
-
KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Pemkab Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan