PURWOKERTO.SUARA.COM, CILACAP- Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban yang sebelumnya tenggelam di Sungai Parid Desa Ujungmanik Kecamatan Kawunganten Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Adah Sudarsa, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap mengatakan, korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi mengambang di permukaan air pada Rabu (17/8) Pukul 01.20 Wib. Korban ditemukan dari lokasi kejadian sekitar 500 meter ke arah hilir sungai saat pihaknya melakukan penyisiran. Korban langsung dibawa ke rumah duka.
Dengan ditemukanya korban secara resmi Operasi SAR dinyatakan ditutup dan semua unsur di kembalikan ke kesatuanya masing-masing.
Korban bernama Habib Al Latif (7/L) Warga RT 2 RW 07 Desa Ujungmanik Kecamatan Kawunganten Kabupaten Cilacap.
Unsur SAR Gabungan Terdiri Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, Polsek Kawunganten, Koramil Kawunganten, Satpol PP Kawunganten, Cilacap Rescue, Bagana dan Masyarakat Sekitar.
Sebelumnya, Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap menerima informasi seorang pemancing yang diduga tenggelam di Sungai Parid tepatnya di Desa Ujungmanik Kecamatan Kawunganten Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Kejadian bermula pada Selasa (16/8/2022) sekitar pukul 13.30 Wib saat survivor bersama dua orang temannya memancing di sekitar jembatan sungai parid. Sesaat kemudian kail pancing tersangkut dan survivor terlempar, kemudian sekira pukul 14.00 dua orang temannya menginfokan ke Kepala Desa Ujungmanik di lokasi hanya ada sandal jepit dan alat pancing milik korban. Sedangkan korban belum diketahui keberadaanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Polisi Respons Dugaan Temuan Whip Pink di Rumah Reza Arap
-
Generasi Muda Terperangkap Utang Paylater dan Pinjol: Kurangnya Literasi Keuangan Jadi Pemicu?
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah