PURWOKERTO.SUARA.COM- Drama ‘Achemy of Souls’ adalah drama dengan genre fantasi kerajaan yang ditayangkan setiap Sabtu-Minggu.
Sayangnya drama ini akan merampungkan season pertamanya pada Minggu, 28 Agustus 2022. Dan baru melanjutkan season kedua pada bulan Desember nanti.
Berkisah tentang pembunuh bayangan bernama Naksu yang dapat melakukan pemindahan jiwa. Drama memang tampak seperti drama dengan genre fantasi biasa lainnya.
Tapi, ada yang perlu kalian ketahui loh. Salah satunya adalah kepercayaan mengenai ilmu mistis yang ada dalam drama ‘Alchemy of Souls’.
Dalam drama ini mencerminkan beberapa kepercayaan yang masih dipercayai hingga saat ini oleh warga Korea asli loh. Penasaran kan, yuk simak dibawah ini:
1.Kepercayaan terhadap ilmu perdukunan
Tak hanya di Indonesia, di Korea pun masyarakatnya masih sangat mempercayai ilmu perdukunan dapat dilihat pada beberapa episode di ‘Alchemy of Souls’ yang menampilkan adanya Desa Dukun yang disebut ‘Desa Gaema’.
Perdukunan di Korea atau Syamanisme termasuk kedalam kepercayaan asli orang Korea, yang menggabungkan berbagai kepercayaan dan praktik yang dipengaruhi agama asli Korea, Budhisme dan Taoisme.
Walaupun pengikut dari kepercayaan ini sudah tidak banyak di Korea, namun hingga saat ini masih ada ritual-ritual yang digunakan untuk penyembuhan atau pun meminta keselamatan.
Baca Juga: Menggugah Hati, Nilai Sosial Yang Dapat Di Petik dari Film Bentar Lagi Tayang Miracle in Cell No.7
2.Kepercayaan Ilmu Santet
Selain perdukunan, Santet juga ada di Korea loh. Sama halnya dengan beberapa adegan yang ada di drama ‘Alchemy of Souls’ yang menampilkan adegan dimana salah satu dukun dari Keluarga Choi melakukan ilmu guna-guna atau santet untuk membunuh orang.
Oleh karena itu, terbukti bahwa di Korea masih ada yang mempercayai tentang ilmu guna-guna dan santet hingga dituangkan dalam sebuah drama.
Tak hanya dalam drama ‘Alchemy of Souls’ yang mengangkat beberapa hal tentang ilmu santet, tapi ada juga film yang mengambil inspirasi ilmu santet dari Indonesia juga loh.
Film itu berjudul ‘The Cursed: Dead Man’s Prey’ yang terinspirasi dari budaya perdukunan dan santet di Indonesia. (citra safitra)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik Mungil untuk Harian, Siap Diajak Selap-Selip di Kemacetan
-
5 Pilihan Hotel Bintang 4 di BSD City Serpong, Strategis dan Terjangkau
-
JK Bongkar Bukti Chat WA, Tolak Rismon dan Roy Suryo Terkait Buku 'Gibran EndGame'
-
Berhasil Jaring 6,5 Ton Ikan Sapu-Sapu, Pramono Anung Siapkan Skema Pembersihan Berkala
-
Berapa Harga Tiket Coachella 2026? Ini Daftar Harga Lengkapnya
-
Game Metro 2039 Rilis 2026: Tampilkan Konsekuensi Kerusakan Nuklir dan Perang Rusia
-
Abdul Wahid Bantah Berbagai Tuduhan di Sidang Kasus Dugaan Korupsi
-
5 Opsi Resort di Anyer Dengan Akses ke Pantai dan Aesthetic
-
Mencari Hotel di Sekitar Cihampelas? Ini 5 Rekomendasinya
-
Krisis BBM Mengintai, Guru Besar UGM Tawarkan Solusi dari Nyamplung dan Malapari