PURWOKERTO.SUARA.COM, SURABAYA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali pada Jumat, 2 September 2022 berkunjung ke Laboratorium Hidrodinamika - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Surabaya, Jawa Timur. Ia berharap, penyusunan strategi untuk meningkatkan performa atlet di Indonesia sudah saatnya berbasis riset dan Sports Science.
Hal tersebut disampaikan oleh Zainuddin Amali yang juga turut menyaksikan beberapa uji hidrodinamika serta menyempatkan jajak pendapat dengan periset BRIN dan akademisi Universitas Negeri Semarang (UNNES).
“Kami berharap dengan adanya kerja sama antara periset BRIN dan akademisi di perguruan tinggi seperti ini dapat meningkatkan prestasi olahraga nasional,” ungkap Zainudin Amali dalam siaran tertulis BRIN pada Sabtu, 2 September 2022.
Diketahui, kegiatan riset hidrodinamika itersebut dilakukan atas dasar kerja sama riset antara BRIN dengan UNNES. BRIN melalui Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika (PRTH) dan UNNES melalui Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) bersama-sama melakukan uji hidrodinamika dengan melibatkan atlet renang dan selam Jawa Tengah.
Kegiatan pengujian tersebut dilakukan di Laboratorium Hidrodinamika dengan menggunakan fasilitas pengujian Maneuvering Ocean Basin (MOB) dan Towing Tank (TT). Pada kolam MOB dilakukan uji hidrodinamika teknik gerak bifins perenang, sedangkan pada kolam Towing Tank dilakukan uji tahanan perenang.
“Keseluruhan uji dilakukan dengan tujuan untuk menemukan strategi peningkatan performa atlet renang di Indonesia,” jelas Zainuddin.
Sementara itu, Kepala Organisasi Riset Energi dan Manufaktur BRIN, Haznan Abimanyu menerangkan, BRIN memiliki berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan termasuk kementerian maupun perguruan tinggi dalam mendukung pelaksanaan program yang ada.
“BRIN sangat terbuka untuk menjalin kerja sama baik dengan kementerian maupun perguruan tinggi. Semua fasilitas riset BRIN dapat dimanfaatkan bersama.
BRIN juga siap mendukung peningkatan performa atlet mulai dari nutrien atlet sampai dengan peralatan olahraga,” terang Haznan.
Baca Juga: Jajal Taktik Racikan Shin Tae-yong, Timnas U-19 Diadu dengan Persis Solo U-20
Dekan FIK UNNES, Tandiyo Rahayu juga berharap, ke depannya akan ada sinergi yang bagus antara Kemenpora dan BRIN, sehingga dapat mendukung riset keolahragaan.
“Sebagai bagian dari akademisi keolahragaan Indonesia, saya menilai ini adalah salah satu capaian yang membahagiakan. Peningkatan performa atlet perlu didukung dengan riset dan sports science. Kami yakin dengan ini prestasi olahraga Indonesia akan semakin kuat disertai dengan kebijakan yang tepat,” ucapnya. (Arif KF)
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Iran Bongkar Taktik Licik AS di Islamabad, Kesepakatan Damai Gagal di Detik Terakhir
-
Manggung di Coachella 2026 Tanpa Ribet, Justin Bieber Cuma Andalkan Laptop dan YouTube
-
Lawan Rasa Jenuh, Our Neighborhood Baseball Captain Rekrut Talenta Muda
-
4 Rekomendasi Jam Tangan Garmin Terbaik untuk Lari: dari Pemula hingga Atlet Pro
-
RDP DPR-BPIP Diwarnai Candaan, Willy Aditya Singgung Merger NasDem-Gerindra
-
Calvin Verdonk Berpeluang Main di Liga Champions, Lille Semakin Kokoh di 3 Besar
-
Perundingan Islamabad Buntu, Iran Siap Ladeni AS di Selat Hormuz
-
Akademisi Kritik Istilah Inflasi Pengamat dari Seskab Teddy, Sebut Pemerintah Mulai Antikritik
-
Rekrutmen Bank Indonesia 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Link Daftar
-
Harga Sepeda Listrik yang Dipakai Gubernur Jateng Ngantor Ternyata Setara Mobil, Apa Istimewanya?