PURWOKERTO.SUARA.COM Pernahkah kamu mengalami masalah video di hapus oleh TikTok dengan alasan melanggar peraturan? Jika iya, tidak perlu khawatir, karena ada solusi untuk mengatasi masalah video yang dihapus di TikTok.
Saat menhapus sebuah video, TikTok tentu memiliki alasan tersendiri. Salah satunya adalah video tersebut melanggar Panduan Komunitas TikTok.
Namun, jika pengguna yakin bahwa konten pengguna tidak seharusnya dihapus, pengguna dapat memberi tahu pihak TikTok dan mengajukan banding.
Untuk mmengajukan banding saat video di hapus TikTok sebenarnya cukup mudah. Berikut cara mengajukan banding untuk mengatasi masalah video yang dihapus TikTok:
a.Cari notifikasi penghapusan video di kotak masuk TikTok.
b.Ketuk notifikasi tersebut.
c.Pilih opsi Ajukan banding.
d.Ikuti petunjuk yang diberikan.
Selain cara tersebut, pengguna juga dapat mengajukan banding menggunakan cara alternatif di bawah ini:
a.Buka video.
b.Ketuk opsi Pelanggaran Panduan Komunitas: Lihat Detailnya.
c.Klik Ajukan banding.
d.Ikuti petunjuk yang diberikan.
Jika pengguna menghapus konten untuk banding yang sedang ditinjau, pihak TikTok mungkin tidak dapat menghapus pelanggaran dari catatan pengguna jika banding berhasil. Konten pengguna juga tidak akan dipulihkan jika pengguna menghapusnya setelah mengajukan permohonan banding.
Pelanggaran yang dilakukan berulang dapat membuat akun dikenai hukuman.
Baca Juga: Begini Hukum Suami Menolak Diajak Hubungan Badan dengan Isteri Menurut Buya Yahya
Jika pengguna merasa video yang diunggah tidak melanggar Panduan Komunitas TikTok, pengguna dapat mengatasinya dengan mengikuti cara atasi masalah video yang dihapus TikTok di atas. (irumacezza)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!
-
Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu
-
Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius