PURWKERTO.SUARA.COM- Pernahkah kalian melihat buah bulat lonjong yang satu ini? Benar buah tersebut adalah buah Matoa.
Jangan ditanya bagaimana rasanya, karena buah ini memiliki ras yang manis, lezat dan menyegarkan saat dimakan.
Buah Matoa merupakan buah khas dari daerah Papua yang tersebar di beberapa wilayah seperti dataran Seko (Jayapura), Wondoswaar- Pulau Weoswar, Anjai Kebar, Warmare, Armina-Bintuni, Ransiki, Pami-NuNi (Manokwari), Samabusa-Nabire, dan pulau Yapen.
Selain di wilayah Indonesia terutama Papua, Buah Matoa dapat ditemukan di daerah dengan iklim tropis dengan curah hujan yang tinggi.
Buah Matoa merupakan jenis tanaman yang masuk ke dalam Family Sapindaceae. Sehingga, buah in masih bersaudara dengan buah rabutan.
Tinggi pohonnya mencapai 12-50 meter dan umumnya berbuah sekali dalam setahun diantara bulan Juli dan Oktober.
Buahnya yang kecil dengan kulit yang tebal itu memiliki kandungan air sebanyak 70-80,5 persen setiap 100 gram buah Matoa. Lalu, terdapat kandungan karbohidrat, lemak rendah, protein, vitamin C, Polifenol, Saponin, tannin, flavonoid dan steroid.
Mengutip ari Dinas Pertanian dan Pangan Kota Demak, buah Matoa ternyata dapat melawan penyakit HIV-AIDS. Hal ini karena kandungan ekstrak etanol dalam buah Matoa memiliki senyawa proantosianidin yang diketahui mampu menghambat perkembangan virus hIV-1 IN.
Tak hanya itu, buah Matoa juga sangat bila di konsumsi oleh penderita penyakit diabetes. Serta kandungan vitamin C yang ada mampu menangkal radikal bebas.
Baca Juga: Begini Cara Cepat Kumpulkan Uang di Coral Island
Sayangnya, jika megonsumsi buah ini secara berlebih maka dapat menimbulkan efek samping berupa mual dan pusing. (citra safitra)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi
-
Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan