PURWOKERTO.SUARA.COM- Pernahkah kalian mendengar istilah Quiet quitting? Istilah yang mulai ramai diperbincangkan oleh masyarakat sekarang ini.
Quiet quitting adalah sebuah konsep yang digunakan oleh pekerja atau karyawan untuk memilih bekerja secara cukup atau “seperlunya” sesauai dengan tanggung jawab dan tingkatan gaji.
Istilah ini berawal dari tingginya kekecewaan karyawan terhadap minimnya penghargaan suatu perusahaan pada usaha atau effort yang diberikan.
Khususnya pada saat pandemi merebak, banyak perusahaan yang melakukan efisiensi yang mengakibatkan volume kerja dari karyawan itu sendiri.
Dengan adanya konsep quiet quitting banyak karyawaan atau pekerja yang sadar akan pentingnya menghindari burnout saat bekerja.
Lalu, apa itu burnout?
Burnout adalah kondisi stress kronis di mana pekerja merasa lelah secara fisik, mental dan emosional akibat pekerjaan. Kondisi ini ditandai dengan tiga hal.
Tanda yang pertama saat kalian mengalami burnout adalah perasaan kekurangan energi dan merasa lelah sepanjang waktu. Kemudian, tanda kedua adalah merasakan lelah secara emosional yang berlebihan, bisa juga merasa depresi, perasaan tidak berdaya dan merasa terperangkap pada pekerjaan.
Tanda yang terakhir jika kalian mengalami hal ini adalah kalian akan mulai sinis dan berpikiran negatif terhadap orang lain maupun pekerjaannya. Alhasil, pekerjaan kalian malah tidak maksimal, cenderung merugikan diri sendiri, perusahaan, dan orang lain. (citra safitra)
Baca Juga: Sederet Fakta Menarik Film Avatar 2, Pengobat Rindu Setelah 13 Tahun
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai