Yuk ketahui kiat-kiat menjaga kesehatan mental di usia 20-an
PURWOKERTO.SUARA.COM- Pentingnya kesehatan mental pada beberapa waktu belakang mulai mendapat perhatian khusus. Yang sebelumnya hanya menganggap remeh, kini sedikit demi sedikit hal itu menjadi masalah yang memang perlu diperhatikan.
Sayangnya, masih banyak orang yang belum mau mengungkapkan bahwa dirinya mengalami gangguan kesehatan mental. Mereka cenderung untuk menyimpan apa yang dirasakan dan enggan untuk melakukan konsultasi dengan ahli.
Apalagi bagi orang-orang yang masih berada di usia 20-an atau masa peralihan dari remaja menuju dewasa.
Banyak hal yang mereka pikirkan dari bagaimana harus menjadi lebih dewasa dan ekspektasi tinggi dari orang tua hingga permasalahan lainnya. Sehingga, tak jarang pada usia 20-an pernah mengalami isu gangguan kesehatan mental.
Lalu, apakah ada tips untuk kita menjaga kesehatan mental di usia-usia tersebut? Jawabannya, ada.
Berikut, empat tips untuk menjaga kesehatan mental pada masa peralihan dari remaja ke dewasa, tepatnya usia 20-an. Yaitu:
1.Mulai membuat kebiasaan yang positif
Saat memiliki kebiasaan yang positif sedari kecil maka hidup yang dijalani akan menjadi lebih produktif dan emosi lebih terjaga . Kalian bisa memulai kebiasaan yang positif dari hal-hal kecil terlebih dahulu. Seperti memiliki pola tidur yang cukup, bangun pagi, meminum air putih saat bangun tidur, hingga olahraga teratur.
2.Pastikan memiliki waktu istirahat yang cukup
Kurang tidur menjadi suatu hal yang bisa menyebabkan beberapa isu gangguan kesehatan mental. Sehingga, kalian perlu memastikan waktu istirahat yang kalian miliki telah cukup.
Baca Juga: Wasroh Hilang Ditelan Selubung Gaib, Polresta Banyumas Kerahkan Anjing Pelacak
3.Percaya pada diri sendiri
Memiliki kepercayaan terhadap diri sendiri adalah salah satu hal yang tidak bisa semua orang lakukan, apalagi pada usia 20-an. Cobalah berpikir bahwa diri kalian mampu untuk mengatasi masalah, hal ini dikarenakan saat kalian memandang suatu masalah dengan hal yang negatif maka hasilnya akan negatif.
Berbeda dengan kalian percaya dengan diri kalian dan memandang suatu hal menjadi hal yang positif, maka hasil yang kalian terima juga akan menjadi positif.
4.Lakukan kebaikan
Saat kalian melakukan suatu hal yang baik, dampak yang dihasilkan bukan hanya kepada kita yang melakukan tapi, akan berdampak baik kepada orang yang kita bantu misalnya.(citra safitra)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
3 Rekomendasi Makanan Pembuka Buka Puasa Agar Tubuh Tak Syok
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Dari Era 800-an, Ratusan Golok Dipamerkan di Bogor Menuju Warisan Dunia UNESCO
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15,5 Kg dari Jakarta Hingga Pamulang
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Kasus Pengoplosan Elpiji 3 Kilogram di Bangka Terungkap, Bagaimana Pengawasan Distribusinya?
-
Meriah! Warga Cipadung Sukaresmi Gelar Turnamen Bulutangkis Gendongan Unik
-
CEK FAKTA: Purbaya Laporkan Puan Terkait Korupsi Uang Ratusan Triliun, Benarkah?
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama