PURWOKERTO.SUARA.COM- Melalui rapat kerja bersama Komisi VII DPR dan Kementerian Agama untuk membahas evaluasi penyelenggaraan Ibadah Haji dan Laporan Keuangan Penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 2022, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyebutkan antrean rata-rata jemaah haji Indonesia hingga 41 tahun.
Hal ini dikarenakan pemotongan kuota jemaah haji Indonesia oleh pemerintah Arab Saudi akibat pandemi Covid-19. Namun, hal ini tidak menyurutkan semangat jemaah untuk melakukan ibadah Haji.
Diketahui bahwa kuota haji untuk jemaah Indonesia mengalami pemotongan hingga kurang dari 50 persen dari kuota normal.
Oleh karena itu, saat ini pemerintah Indonesia melalui Kemenag akan menyiapkan skenario terbaik agar masa tunggu bisa dipangkas.
“Rata-rata 41 tahun secara nasional. Kita sudah membuat beberapa simulasi penyiasatan agar antrean itu tidak terlalu panjang. Jadi, kita akan membuat kuota yang berkeadilan,” jelas Yaqut, pada Senin, 7 November 2022.
Ia juga mengatakan untuk permasalahan antrean dan kuota haji telah dibahas bersama dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F. Rabiah saat berkunjung ke Indonesia beberapa waktu lalu.
Menag juga menyampaikan harapannya agar Pemerintah Arab Saudi dapat mengembalikan kuota haji seperti sebelum adanya covid-19.
Tak hanya itu, ia juga mengharapkan adanya kuota tambahan untuk jamaah asal Indonesia agar antrean haji dapat dipangkas.
“Dengan antrean sepanjang yang dimiliki Indonesia, berat jika kuota tidak ditambahkan,” jelas Yaqut yang dikutip dari antara.
Baca Juga: Ekonomi Triwulan III Indonesia Tumbuh 5,7 Persen
Terakhir Yaqut mengatakan untuk permasalahan quota haji akan kembali di bahas pada forum Muktamar Perhajian yang akan digelar pada awal tahun 2023 mendatang.
“Harapan tahun depan kuota bisa ditambah, bukan hanya 48 persen atau 52 persen sisanya, tapis bisa ditambahkan lebih banyak karena ini akan sangat bermakna bagi calon jamaah yang mengantre,” katanya. (citra safitra)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?