/
Selasa, 15 November 2022 | 11:59 WIB
Masjid Sheikh Zayed Solo

PURWOKERTO.SUARA.COM, SOLO- Presiden Joko Widodo meresmikan Masjid Sheikh Zayed di Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (14/11/2022). Peresmian tersebut juga dihadiri Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ).

 
Kehadiran pemimpin negara Arab tersebut bukan tanpa alasan. Biaya pembangunan mencapai lebih dari Rp 300 miliar tersebut berasal dari Pemerintah Uni Emirat Arab. 

Masjid Sheikh Zayed kini menjadi salah satu masjid paling megah di Indonesia. Melansir website resmi Pemerintah Kota Solo, surakarta.go.id, Masjid Sheikh Zayed dibangun lantaran Pemerintah UEA memang berencana mendirikan replika Masjid Sheikh Zayed Grand Mosque di Kota Solo.

Pembangunan masjid tersebut merupakan hibah dari Putra Mahkota UEA, Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan kepada Presiden Joko Widodo. 

Masjid tersebut dibangun di lahan bekas Depo Pertamina Gilingan, Kecamatan Banjarsari dengan arahan kontraktor PT Waskita Karya. 


Tak hanya sebagai tempat ibadah, masjid ini juga memiliki perpustakaan. Di sekitar kompleks masjid juga akan dibangun Islamic Center sebagai pusat kegiatan umat muslim. 

Fasilitas lain yang akan didirikan adalah tempat pendidikan dan pengembangan ekonomi syariah dengan produk-produk halal market.

Sesuai  permintaan Pangeran Uni Emirat Arab, Sheikh Mohammed bin Zayed Al-Nahyan, masjid ini dibuat mirip dengan yang ada di Abu Dhabi. Tak tanggung-tanggung, marmer yang menjadi lapisan lantai masjid didatangkan langsung dari Italia. 


Masjid ini dibangun dua lantai, dengan luas bangunan utama masjid sekitar 8.000 meter persegi. 

Baca Juga: Tatto Lengser, Jalan Kaki 88 Km ke Kampung Halaman Usai Dua Periode Pimpin Cilacap

Masjid megah itu dilengkapi ruang VIP, perpustakaan seluas 20 meter persegi, serta basement untuk tempat wudu putra dan putri

Load More