PURWOKERTO.SUARA.COM Kekalahan Iran atas Amerika Serikat di Piala Dunia 2022 justru disambut bahagia beberapa masyarakatnya. Namun, seorang pemuda Iran yang tengah merayakan kekalahan atas Amerika Serikat itu ditembah hingga meninggal.
Pemuda berusia 27 tahun itu ditembak pasukan keamanan Iran. Fans yang ditembak mati ikut demo "syukuran" kekalahan Iran di jalan.
Pemuda tersebut membunyikan klakson mobilnya beberapa kali sebagai bentuk ekspresi, setelah itu tembakan bersarang di kepalanya.
Dilansir dari Guardian, pria yang ditembak mati itu bernama Mehran Samak. Pemuda tersebut ditembak mati setelah membunyikan klakson mobilnya di Bandar Anzali, sebuah kota di pantai Laut Kaspia, barat laut Teheran.
Pemain Iran Saeid Ezatolahi turut buka suara atas meninggalny Samak.
“Setelah kekalahan pahit tadi malam, berita kematian Anda membakar hati saya,” kata Ezatolahi di Instagram.
Disebutkan, jiak Samak merupakan rekan setim saat dia masih kecil.
Sebagian masyarakat Iran dikabarkan menolak untuk mendukung tim nasional. Setelah kekalahan atas Amerika Serikat pada Selasa malam, rekaman di media sosial menunjukkan penonton bersorak dan menyalakan kembang api.
Christian Pulisic membawa Amerika Serikat ke babak 16 besar Piala Dunia setelah mengalahkan Iran 1-0 dalam pertandingan bernuansa politik di Grup B, Selasa dini hari.
Pulisic mencetak gol semata wayang ini pada menit ke-38 untuk meretas pertemuan dengan juara Grup A Belanda dalam pertandingan 16 besar Sabtu pekan ini.
Baca Juga: Cara Nonton TV Online di HP dan laptop secara Gratis. Nonton Kapan Saja Dimana Saja
Tim muda AS asuhan pelatih Gregg Berhalter pantas memenangkan pertandingan ketiganya melawan seteru ideologis AS itu. (iruma cezza)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Di Balik Pintu Ruang Dosen: Ketika Administrasi Mengalahkan Pendidikan
-
Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026
-
Petaka di Perairan Sumenep: Perjuangan Terakhir Kakek Rusdi Saat Perahu Keluarga Karam
-
Menormalisasi Korupsi: Saat Angka Miliaran Tak Lagi Mengguncang Nurani
-
Ramai di Threads, Dosen Farmasi UMY Diduga Lecehkan Mahasiswi, Kampus Panggil yang Bersangkutan
-
Kenalan Lewat TikTok: Saat Kencan Pertama Pelajar Pesawaran Berujung Raibnya Motor
-
Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Lagu Swim BTS Digugat soal Hak Cipta, BigHit Music Tegaskan Karya Orisinal
-
Agrinas Klaim Laba Bersih Rp27 Miliar, Petani Sawit Sebut Padahal Bisa Cuan Triliunan