/
Jum'at, 09 Desember 2022 | 08:36 WIB
Gubernur Ganjar Pranowo tinjau perusahaan di Kendal

PURWOKERTO.SUARA.COM, KENDAL-Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo optimis Kawasan Industri Kendal (KIK) memiliki masa depan yang bagus untuk masyarakat di Kabupaten Kendal dan sekitarnya. 


Sejauh ini sudah ada 82 perusahaan dari 11 negara yang berinvestasi di KIK. Perusahaan itu bahkan mampu menyerap tenaga kerja lokal dengan gaji di atas upah minimum kabupaten/kota (UMK) Kendal.


 
82 perusahaan itu teecatat mampu menyerap kurang lebih 17.650  tenaga kerja lokal. 


1.587 orang di antaranya tenaga lulusan SMK di Jawa Tengah. Terserapnya ribuan lulusan SMK tersebut lantaran adanya kerja sama sejumlah perusahaan yang memiliki pabrik di KIK, dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.

 
Ganjar juga menemukan upah yang diterima pekerja atau buruh yang sudah di atas UMK Kendal.


 
“Surprise buat saya, take home pay-nya dia bisa Rp3 juta. Itu satu tahun masa kerja atau kurang dari satu tahun masa kerja. Tadi juga nemu yang masa kerjanya lebih dari satu tahun, bayarannya juga sudah cukup bagus,” kata Ganjar.


 
Berdasarkan data, sampai akhir 2022 ini, sudah ada 82 perusahaan dari 11 negara yang masuk dan mendirikan pabrik di KIK. Nilai investasi yang masuk sejumlah Rp 32 triliun. Maka dari itu, Ganjar optimis KIK dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.


 
Ganjar menambahkan, sejauh ini sudah ada 97 pabrik yang relokasi atau pindah ke beberapa tempat di Jawa Tengah. 


Contoh terakhir, relokasi pabrik PT HWI di Kabupaten Pati. Mereka merelokasi pabrik dan mengembangkan industri di Jawa Tengah lantaran iklim investasi yang kondusif.
 

Baca Juga: Mendekati Tahun Baru, 4 Jalur Alternatif Jakarta-Bandung Anti Macet

Load More