PURWOKERTO.SUARA.COM Kecelakaan pesawat mesin tunggal di deerah Yunani melibatkan satu orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang tewas dalam kecelakaan tersebut.
WNI yang tewas diketahui berprofesi sebagai pilot yang bertugas di luar negeri. Pesawat tersebut jatuh di lepas pantai utara Heraklion, Crete, Yunani dan tenggelam perlahan.
KBRI Yunani mengkonformasi informasi tersebut. Pihaknya yang membenarkan terdapat WNI yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.
Kronologi Kecelakaan
Kronologi kecelakaan terungkap dari sebuah media Yunani, Cretapost yang mengugkap kecelakaan tersebut terjadi pada pesawat mesin tunggal yang ditumpangi dua orang, yang salah satunya adalah WNI.
Pesawat tersebut terbang dari Afrika Selatan dengan rute Podgorica, Montenegro menuju Hurghada, Mesir dan melewati langit di atas pantai utara Heraklion tersebut. Pesawat tersebut dikabarkan mulai berangkat pada Senin (12/12/2022).
Sebelum terbang melintasi pantai di Crete, pesawat sempat singgah di Bandara Heraklio dekat lepas pantai untuk singgah sejenak sebelum melanjutkan perjalanan pada Kamis pagi, (15/12/2022).
Pesawat yang seharusnya sampai di Hurghada tersebut harus mengalami kecelakaan di tengah laut. Pesawat membawa dua awak tersebut sempat memberikan sinyal SOS sebelum akhirnya jatuh.
Tim gabungan yang berasal dari berbagai elemen, seperti polisi, pemadam kebakaran, tim SAR, angkatan udara, hingga angkatan laut dan penjaga pantai turun langsung untuk mengevakuasi korban dari kecelakaan pesawat tersebut. Pesawat tersebut diketahui tenggelam perlahan dan baru dapat dievakuasi pada pukul 11.00 pagi waktu setempat.
Baca Juga: Susul Luis Enrique, Fernando Santos Resmi Mundur dari Timnas Portugal
WNI yang turut menjadi korban ditemukan berumur selitat 60 tahunan tersebut masih tidak sadarkan diri, sedangkan rekannya yang merupakan WN Afrika Selatan masih hidup dan langsung dilarikan ke RS Heraklio.
Sekitar pukul 11.30 waktu setempat, tim gabungan masih berusaha melakukan CPR sebagai pertolongan pertama kepada WNI yang tenggelam dan tak sadarkan diri tersebut. Namun sayang, nyawa WNI tersebut tidak dapat diselamatkan.
KBRI Athena, Yunani yang mendapatkan informasi tersebut langsung mengonfirmasi dan mengungkap akan membantu pemulangan jenazah dari Yunani ke Indonesia.
"KBRI Athena telah menerima informasi dari Hellenic Coast Guard Yunani terkait kecelakaan pesawat bermesin tunggal di lepad pantai utara Heraklion, Crete" ungkap Jubir Kemlu, Teuku Faizansyah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Glorifikasi Budaya Kerja Lembur: Mengapa Tenggo Masih Dipandang Negatif?
-
Termurah Rp 1,4 Juta! Intip Harga Tiket Konser Solo U-Know TVXQ di Jakarta
-
4 Parfum Ahmed Al Maghribi Best Seller di Shopee, Wangi Premium dan Tahan Lama
-
Objektifikasi Tubuh Perempuan di Balik Hair Croissant yang Viral
-
DPR Pertanyakan Isu Belanja Kipas Angin Rp 1,8 T untuk Koperasi Merah Putih
-
Sehari di Palembang, Ini yang Dilakukan Wapres Gibran dari RSUD hingga PSEL
-
Takhta Dunia di Ujung Era: Spanyol atau Argentina yang Menulis Sejarah?
-
MMA Marketing Talk 2026 Soroti Peran AI dan Kepercayaan Konsumen Dalam Pertumbuhan Bisnis
-
Dekorasi Rumah Pembawa Hoki untuk 12 Shio Menurut Feng Shui, Energi Positif Makin Mengalir
-
FIFA Tuai Kontroversi Lagi, Final Piala Dunia 2026 Bakal Punya Halftime Show?