/
Rabu, 21 Desember 2022 | 20:10 WIB
Kantor Gubernur Jawa Timur

PURWOKERTO.SUARA.COM, Ruang kerja Gubernur Jawa Timur Khofidah Indar Parawansa di Jalan Pahlawan Surabaya, ikut menjadi sasaran penggeledehan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Penyidik KPK memasuki ruang kerja Khofifah di lantai dua gedung utama sekitar pukul 17.00 WIB, Rabu (21/12/2022). 

"Iya tadi saya lihat mereka masuk," kata salah satu pegawai Pemprov Jatim, dikutip dari Antara. 

Beberapa saat kemudian, sekitar pukul 17.30 WIB, penyidik keluar meninggalkan ruang kerja Khofifah.

Penyidik lain juga terlihat memasuki ruang kerja Sekdaprov. Ada yang memasuki ruang kerja Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak. 

Sebelumnya, KPK melakukan OTT terhadap Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak. 


Sahat ditangkap bersama tiga orang lain yang telah resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap dana hibah kelompok masyarakat yang dikucurkan melalui dana APBD Jatim. 


Menurut Wakil Ketua KPK Johanis Tanak, 

Sahat diduga menerima uang sekitar Rp5 miliar dari pengurusan alokasi dana hibah untuk kelompok masyarakat (pokmas).

Baca Juga: Mancing Dini hari Naik Sampan, Pemancing di Tugurejo Semarang Hilang


Empat orang ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan dalam pengelolaan dana hibah di Provinsi Jawa Timur tersebut. Dua tersangka selaku penerima ialah STPS dan Rusdi (RS) selaku staf ahli STPS.

Sementara dua tersangka lain selaku pemberi suap, yakni Kepala Desa Jelgung, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, sekaligus koordinator kelompok masyarakat (pokmas) Abdul Hamid (AH) dan koordinator lapangan pokmas Ilham Wahyudi (IW) alias Eeng.


KPK juga menyegel sejumlah ruangan di DPRD Jawa Timur, antara lain ruang kerja Sahat, ruang server kamera pengawas CCTV, dan ruang Kabag Risalah.

Load More