PURWOKERTO.SUARA.COM, CILACAP-Pemerintah Kabupaten Cilacap menargetkan intervensi penanganan desa dengan kategori miskin ekstrem selesai pada 2024. Hal ini sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo dalam Rakornas KDH dan Forkopimda yang digelar di Kota Bogor, beberapa waktu lalu.
Kabupaten Cilacap memiliki pekerjaan rumah terkait pengentasan kemiskinan. Sebab dari 73 desa miskin, 37 di antaranya masuk dalam kategori miskin ekstrem.
Kategori ini dinilai dari beberapa indikator, yakni kepemilikan jamban, akses air bersih dan jaringan listrik, serta risiko stunting.
“Intervensi dilakukan karena sesuai arahan presiden bahwa pada 2024 tidak ada lagi desa miskin ekstrem,” kata Pj. Bupati Yunita Dyah Suminar dalam Rakor bersama Camat dan Kepala Desa di Ruang Prasanda, Pendopo Kabupaten Cilacap, Kamis (26/1/2023).
Yunita meminta Camat dan Kepala Desa untuk melakukan survey mendalam terhadap indikator-indikator tersebut. Ini untuk memperoleh data valid di lapangan, sehingga program yang dilakukan tepat sasaran.
Dalam pelaksanaannya, tiap OPD juga diberi tanggung jawab untuk memantau satu desa miskin. Dengan demikian, diharapkan intervensi dan pemantauan dapat dilakukan secara berkesinambungan.
“Kades saya minta tahu jumlah ibu hamil dan balita berisiko stunting di wilayahnya. Pak Camat, tolong dibantu. OPD juga saya minta masing-masing memantau satu desa,” tegasnya.
Yunita menambahkan, kemiskinan erat kaitannya dengan inflasi. Per Desember 2022, Kabupaten Cilacap berada pada peringkat 5 dalam grafik inflasi kabupaten YoY (year on year) dengan 6,81%. Dengan angka tersebut Cilacap memuncaki inflasi tertinggi di Jawa Tengah dan masuk dalam 10 kabupaten/kota dengan inflasi tertinggi di Indonesia.
“Inflasi ini erat kaitannya dengan stabilitas harga sembako. Untuk itu, tolong Kades dan Camat menyosialisasikan menanam cabai kepada warganya. Ini sekaligus menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri agar harga-harga tetap terkendali karena inflasi salah satunya dipengaruhi ketersediaan komoditas tersebut,” ujarnya
Baca Juga: Enaknya Jadi Kades dan Perangkat Desa Kebumen, Tunjangan Naik hingga Dapat Gaji ke 13
Rakor dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Awaluddin Muuri, serta sejumlah kepala OPD dan pejabat di lingkungan Pemkab Cilacap. Hadir pula Camat dan Kepala Desa dari wilayah kategori miskin ekstrem. Rakor ini juga membahas teknis persiapan kunjungan Gubernur Jawa Tengah ke Cilacap pada 1 Februari 2023, terkait intervensi penanganan kemiskinan di wilayah Cilacap, Banyumas, dan Purbalingga.
Tag
Berita Terkait
-
Sedang Berlangsung, Link Streaming Girona vs Barcelona : La Liga Spanyol Pekan ke 19
-
Kenali Enam Zona di Car Free Day Purbalingga, Ada Zona Dodolan hingga Madang
-
Susul Jonatan Christie, All Indonesia Final Tersaji di Turnamen Indonesia Masters 2023
-
BMKG Juanda Sebut Adanya Potensi Bencana Hidrometeorologi, Cek Lokasinya di Sini
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek