PURWOKERTO.SUARA.COM, BAJARNEGARA - Penampilan Hoho, Kepala Desa Purwasaba Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara saat aksi di Senayan, Jakarta mencuri perhatian publik. Bagaimana tidak, ia memamerkan tato yang ada di sekujur tubuhnya.
Tato yang paling besar ada di punggungnya. Di punggung, tampak tato geisha, perempuan penghibur Jepang, tengah mengayunkan katana, pedang para samurai.
Hoho menjadi unik lantaran jarang ada pejabat publik yang bertato apalagi penuh sekujur tubuh. Sebab, selama ini tato lekat dengan stigma premanisme yang tentu berkonotasi negatif. Barang siapa bertato, kebanyakan orang menilai dia bukan orang baik-baik.
Namun demikian, Hoho mampu menepis stigma itu. Ia membuktikan tak selamanya tato identik dengan premanisme. Ia membuktikan dengan raihan dukungan warga pada pemilihan kepala desa pada Juli 2019 yang lalu.
Hoho, bahkan menang mutlak pada Pilkades kala itu. Ia mengalahkan dua kandidat lain dengan perolehan suara meyakinkan.
"Saya dapat suara sekitar 1.900, sementara suara dua calon lain kalau digabung pun saya masih unggul," ujar dia.
Hasil perolehan suara ini menunjukkan ada pergeseran penilaian warga terhadap orang bertato, setidaknya di Desa Purwasaba. Warga tak lagi sekadar melihat penampilan luar saat memilih pemimpin.
Selain menang karena ketokohan orantuanya, Hoho juga membuktikan kualitas kepemimpinan usai terpilih. Ia memprioritaskan fasilitas publik yang menjadi kebutuhan utama warga.
Tak lama setelah dilantik, ia menyumbangkan mobil pribadi miliknya untuk desa. Kendaraan ini dipakai untuk kebutuhan mobilisasi warga, seperti ketika butuh alat transportasi untuk mengantar ibu melahirkan, warga yang sakit atau keperluan lainnya.
Baca Juga: Dihina Anak Karbitan dan Dinasti Tak Tahu Malu, Gibran Keluarkan Senjata 'Patrick'
"Mobilnya Honda Stream," kata bungsu empat bersaudara ini.
Tak hanya itu, Hoho juga membangun jalan desa yang bertahun-tahun tak tersentuh program pemerintah desa. Ia membangun jalan ini dengan dana pribadi.
Jalan sepanjang 700 meter ini menghubungkan Desa Purwasaba dengan desa tetangga. Ia mengaspal jalan ini selebar 3 meter sehingga bisa dilalui kendaraan roda empat.
"Karena di sepanjang jalannya sawah, jadi tidak diprioritaskan. Padahal di ujung jalan juga ada rumah-rumah warga," ucapnya.
Ia juga menyelesaikan penyerahan hak tunda perangkat desa sebelum pensiun. Setiap perangkat desa yang hendak purna tugas berhak mendapat semacam penghargaan berupa hak kelola tanah desa. Hak ini berlaku bagi perangkat yang diangkat sebelum ada Perda yang menghapus hak tunda ini.
Kepala desa sebelum Hoho tak ada yang berani menunaikan hak ini. Namun Hoho memenuhi hak empat perangkat desa atas hasil konsultasi dengan Inspektorat dan Bapermasdes Banjarnegara.
Berita Terkait
-
Gurih Menghangatkan, Sop Janda di Banjarnegara Siap Goyang Lidah Penikmat Sup
-
Mencicipi Sensasi Kesegaran Sop Janda yang Menggoda di Banjarnegara
-
Berani! Sosok Ini Gugat UU Desa Agar Masa Jabatan Kades Dikurangi, Jokowi Angkat Tangan?
-
Gaduh Manuver Kepala Desa Jelang 2024: Heboh Dukung Jokowi 3 Periode, Kini Koar-koar Minta Jabatan 9 Tahun
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
BATC 2026: Comeback Gemilang Ester dan Tim Putri Indonesia Runner Up Grup X
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Tiba-Tiba Dinonaktifkan, DPR Soroti Dampak Fatal pada Pasien Gagal Ginjal
-
BPS Klaim Kemiskinan di Jawa Tengah Turun Signifikan, Ekonomi Tumbuh Jadi Kunci
-
Saat Narapidana Ikut Bersihkan Pantai Kedonganan dari Sampah
-
Dituding cuma Mau Harta Haldy Sabri, Irish Bella Langsung Klarifikasi
-
Amaranta Prambanan Yogyakarta Jamu 125 Buyer Internasional di JITEX 2026
-
Siap-siap! Kejagung Bidik Mantan Bos BUMN Akal-akalan Usai Warning Keras Prabowo
-
Polemik Janji Umrah Willie Salim, Anak Eli Herawati Sebut Ibunya Berangkat Berkat Gubernur Bengkulu
-
5 Lipstik Merah Favorit Taylor Swift, Berapa Harganya?
-
Pemerintah Catat Belanja Nasional Capai Rp 393,78 T Sepanjang 2025