PURWOKERTO.SUARA.COM Coklat hampir disukai semua orang mulai dari anak-anak hingga dewasa. Rasanya yang maning membuat makanan satu ini selalu digemari.
Coklat dapat dibuat menjadi beraneka makanan hingga minuman. Coklat juga sering dijadikan bahan utama membuat makanan ringan. Salah satunya chocolate fudge bar.
Makanan ini memiliki tekstur yang lembut dengan rasa cokelat yang cukup kuat karena terbuat dengan campuran kental manis.
Untuk membuat chocolate fudge bar pun cukup mudah. Camilan dengan rasa manis ini cocok kado spesial untuk orang tersayang.
Resep Chocolate Fudge Bar
Bahan chocolate fudge bar
- Mentega
- 300 gr dark chocolate
- 400 gr kental manis
- Parchment atau kertas pelapis kue
Cara membuat chocolate fudge bar
1.Pertama, lapisi wadah untuk memanggang dengan cairan mentega, kertas pelapis, mentega lagi, lalu kertas pelapis lagi. Pastikan bahwa semua sisi (tidak hanya permukaan tertutup kertas).
2.Berikutnya, hancurkan dark chocolate, sisihkan.
3.Setelah itu, panaskan kental manis dengan api kecil lalu masukkan juga dark chocolate yang sudah dihancurkan. Pastikan Anda tidak menggunakan teflon yang lengket.
Baca Juga: Tips dan Trik Saat Solo Travelling Agar Tidak Tersesat
4.Aduk terus coklat dan kental manis selama kurang lebih 4–5 menit atau sampai coklat meleleh sempurna.
5.Berikutnya, masukkan adonan cokelat ke dalam wadah yang sudah disiapkan sebelumnya. Usahakan permukaanya rata. Goyangkan sebentar supaya tidak ada ruang untuk udara di dalamnya.
6.Setelah itu, simpan cokelat ke dalam freezer selama 4–5 jam atau biarkan semalaman.
7.Setelah disimpan, pisahkan cokelat dari kertasnya lalu potong sesuai selera.
8.Chocolate fudge bar siap disajikan.
Chocolate fudge bar dapat disajikan dengan tambahan bahan lain seperti sprinkle atau kismis. (iruma cezza)
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Di Balik Pintu Ruang Dosen: Ketika Administrasi Mengalahkan Pendidikan
-
Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026
-
Petaka di Perairan Sumenep: Perjuangan Terakhir Kakek Rusdi Saat Perahu Keluarga Karam
-
Menormalisasi Korupsi: Saat Angka Miliaran Tak Lagi Mengguncang Nurani
-
Ramai di Threads, Dosen Farmasi UMY Diduga Lecehkan Mahasiswi, Kampus Panggil yang Bersangkutan
-
Kenalan Lewat TikTok: Saat Kencan Pertama Pelajar Pesawaran Berujung Raibnya Motor
-
Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Lagu Swim BTS Digugat soal Hak Cipta, BigHit Music Tegaskan Karya Orisinal
-
Agrinas Klaim Laba Bersih Rp27 Miliar, Petani Sawit Sebut Padahal Bisa Cuan Triliunan