PUROKERTO.SUARA.COM Perempuan bernama Nur kini menjadi perbincangan lantaran ikut bagian dalam teka-teki tewasnya Selvi Amalia Nuraeni, mahasiswi Cianjur yang diduga ditabrak mobil konvoi polisi.
Perempuan yang sebelumnya mengklaim bahwa dirinya adalah istri anggota kepolisian pemilik mobil Audi A6 yang diduga sebagai biang kerok meninggalnya Selvi.
Nur mengaku dirinya masuk iring-iringan polisi seizin suami
Nur mulai buka suara ke media. Saat insiden, Nur berada di dalam mobil Audi A6 yang kini diperbincangkan. Ia meminta sopir masuk ke iring-iringan polisi yang melewati jalanan Cianjur saat Selvi tewas ditabrak.
Adapun sebelum memberi perintah ke sopir, Nur terlebih dahulu meminta izin ke sang suami.
"Saya teleponan, janjian sama suami di tempat makan. Setelah itu suami saya ikut iring-iringan. Akhirnya saya ikut (iring-iringan polisi), atas izin suami saya," kata Nur ke wartawan, Jumat (27/1) kemarin.
Suami Nur masih menjadi misteri
Nur mengaku sebagai istri anggota kepolisian. Namun, Nur mengatakan inisial sang suami, tidak memberikan informasi detail seperti pangkat maupun tempat bertugas sang suami.
Nur hanya memberi inisial suaminya yang merupakan anggota kepolisian.
Baca Juga: Respon Lonjakan Harga Beras dan Minyak Goreng, Presiden Jokowi Ingatkan Hal Ini
"Saya istrinya, iya polisi. Inisial D," ungkap Nur.
Mobil Audi hanya pinjaman
Nur juga mengaku jika mobil Audi A6 yang ia tumpangi merupakan pinjaman dan mobilnya sedang diperbaiki di bengkel. Nur meminjam mobil tersebut dari suaminya.
"Saya dipinjamkan karena mobil saya di bengkel. Saya baru tiga kali pakai mobil ini. Saya tidak tahu tipenya tapi warna hitam," ucap dia.
Sopir Nur buka suara: Bantah tabrak Selvi dan bantah ugal-ugalan
Sopir yang bekerja dengan Nur, Sugeng turu buka suara. Sugeng, sang sopir membantah kalau dirinya ugal-ugalan masuk ke dalam rombongan polisi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Harga Emas Galeri 24, Antam dan UBS Naik Dua Hari Beruntun!
-
Mencekam! Detik-Detik Ledakan Dahsyat di Dapur SPPG Ngawi, Pekerja Berhamburan di Tengah Reruntuhan
-
Bahlil Mohon Maaf ke Kader Golkar Sering 'Slow Respons', Ngaku Kurang Tidur Akibat Geopolitik
-
Menggugah Nurani Lewat Sejarah Baitul Maqdis
-
Harga Plastik Naik, Pakai Beeswax Wrap untuk Solusi Hemat Ibu Rumah Tangga
-
Tak Sekadar Sehat, Ini Pentingnya Menjalani Aktivitas Sesuai Prinsip Syariah
-
TKA Jenjang SMP Terkendala? Disdik Pekanbaru Siapkan Gelombang Khusus
-
Waspada! Semarang Diprediksi Hujan Ringan-Sedang Hari Ini, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem
-
Wapres AS JD Vance Sebut Iran Bodoh Jika Gagalkan Gencatan Senjata Gegara Lebanon
-
Temuan Satgas MBG Bangkalan: 41 SPPG Belum Kantongi Sertifikat Halal