PURWOKERTO.SUARA.COM, PURWOREJO - Malang nasib warga Purworejo ini. Kedua orang yang berboncengan mengendarai sepeda motor tertimpa bus Jalan Deandels Desa Pejagran Kecamatan Ngombol Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah pada Minggu (12/2/2023) Pukul 19.38 WIB.
Kronologi kejadian bermula ketika sebuah bus mini melaju dari Yogyakarta menuju Bandung. Di depan bus melaju Toyota Avanza.
Kecelakaan maut itu terjadi ketika Avanza melambat. Bus mini yang melaju di belakangnya kemudian banting setir ke kanan sambil sedikit mengerem.
Nahas, dari arah berlawanan melaju sepeda motor yang dinaiki dua orang. Bus kemudian oleng lantaran kehilangan keseimbangan.
Bus berpenumpang 49 orang ini pun terguling dan menimpa pengendara sepeda motor. Satu pengendara sepeda motor tewas dan satu orang luka berat.
Karena terimpit badan bus, evakuasi pengendara sepeda motor melibatkan tim khusus dari Basarnas Cilacap dan Yogyakarta.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap menerima informasi kecelakaan lalu lantas dari PMI Purworejo. PMI Purworejo melaporkan telah terjadi kecelakaan dan membutuhkan penanganan khusus di Jalan Deandels.
“Laka lantas ini terjadi pada minggu (12/2/2023) pukul 19.15 WIB. Merespon laporan tersebut, selanjutnya kami memberangkatkan satu tim rescue dari Unit Siaga SAR (USS) Banyumas dan berkoordinasi dengan Unit Siaga SAR (USS) Kulonprogo untuk membantu melakukan pertolongan terhadap korban terjepit dalam laka lantas tersebut,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan, Adah Sudarsa.
Adapun jumlah korban yang terevakuasi berjumlah 51 orang, 49 penumpang bus dan dua pengendara sepeda motor. Satu di antara pengendara motor meninggal dunia bernama Ryan Prasetio (21) asal Pasar Anom, Grabak Kabupaten Purworejo dan Korban selamat bernama Khoirul Mohtamam (25) asal Tanjong Sari Kutowinangun Kabupaten Purworejo.
Baca Juga: Banjir Bandang Kembali Hantam Dua Desa di Lereng Ijen Wilayah Bondowoso
Sementara 49 orang penumpang minibus dievakuasi dalam keadaan selamat. Sebanyak 16 orang dilarikan ke RS Rizki Amalia Temon, Purworejo dan 33 orang di Balai Desa Pejagran Purworejo.
“Dengan telah dievakuasinya seluruh korban, maka pada pukul 21.30 WIB Operasi SAR dinyatakan ditutup. Seluruh potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing dengan ucapan terimakasih,” tutupnya.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub