PURWOKERTO.SUARA.COM David remaja 17 tahun korban penganiayaan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Pelaku penganiayaan David merupakan anak pejabat pajak, Mario Dandy Satriyo. Kini pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka.
Anggota Bidang Cyber dan Media PP GP Ansor yang juga rekan ayah korban, Ahmad Taufiq, membeberkan hasil pemeriksaan David. Anak pengurus Ansor itu menurut dokter terkena diffuse axonal injury.
Kondisi tersebut disebabkan oleh benturan keras di kepala korban yang mengakibatkan trauma pada otak.
Apa sebenarnya diffuse axonal injury? Bagaimana pengaruhnya terhadap kesehatan sang pengidap?
Apa Itu Diffuse Axonal Injury
Diffuse axonal injury atau DAI merupakan kobdisi cedera otak karena trauma dan menjadi salah satu yang paling akut.
Hal ini biasanya terjadi saat otak bergeser dengan cepat pada tengkorak yang cedera. Hal ini menyebabkan akson (serat penghubung otak) terpotong.
DAI dapat menyebabkan adanya cedera di hampir seluruh bagian otak dan membuat penderitanya kerap mengalami koma. Kehilangan kesadaran dapat terjadi selama beberapa jam hingga minggu tergantung tingkat keparahannya.
Penyebab cedera kepala traumatis paling umum disebabkan kecelakaan lalu lintas yang berkecepatan tinggi. Selain itu, kondisi ini dapat terjadi setelah jatuh dari ketinggian atau menerima benturan yang sangat keras di bagian kepala.
Gejala utama dari DAI adalah kehilangan kesadaran. Disusul gejala lainnya, seperti sakit kepala, mual hingga muntah, kelelahan, sulit tidur atau tidur lebih lama, pusing, hilangnya keseimbangan, serta kebingungan.
Baca Juga: Picu Gangguan Keamanan, Polsek Karangmoncol Sita Puluhan Liter Tuak di Kios Dekat Jembatan Merah
Pengobatan DAI
Pengobatan DAI yakni dengan mengurangi pembengkakan di dalam otak dengan serentetan steroid. Jika tidak, dapat membuat otak semakin rusak. Pasien juga harus menjalani sejumlah program pemulihan.
Program pemulihan yang dapat dilakukan antara lain terapi berbicara, terapi fisik, terapi rekreasi, dan pemberian dukungan. Kemudian, perawatan lain pun dibutuhkan dalam proses penyembuhan. Diantaranya, memenuhi kebutuhan cairan dan nutrisi serta diberikan obat-obatan.
Berisiko kematian
Pasien yang terkena DAI parah, dapat tidak selamat. Namun, diffuse axonal injury ringan hingga sedang, dapat diobati dengan rehabilitasi.
Kebanyakan orang yang selamat dari DAI akan koma dan bahkan tidak pernah sadar kembali. Namun, sebagian penderitanya ada juga yang berhasil sadar, meski dirinya akan mengalami gangguan neurologis, seperti cacat seumur hidup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
Terkini
-
Penumpang KA Jarak Jauh Wajib Tahu! Ada Pengalihan dari Gambir ke Jatinegara Imbas Demo di Jakarta
-
Meski Baru Juara di Arsenal, David Raya Tak Jadi Kiper Utama Spanyol di Piala Dunia 2026?
-
Baru Sebulan Pascabencana Mematikan, Izin Tambang Andesit Terbit di Kawasan Hulu Sumbar
-
Gemakan Menuju Indonesia Bangkrut, Mahasiswa Gelar Aksi di Bundaran HI
-
Lagu If I Menang, TREASURE Bawakan Encore Music Show Pertamanya Sejak Debut
-
Siksa Bocah di Taman Kramat Pulo hingga Tersengat Listrik, 2 Remaja Ditangkap Polisi
-
Rupiah Letoy, Warga RI Ramai-ramai Borong Valas dan Khawatir Ekonomi Memburuk
-
Piala Dunia 2026: Pelatih Korsel Bongkar Rahasia Menang Comeback Atas Ceko
-
Terbitkan Obligasi USD 1,5 Milar, Danantara Spill Siapa Pembelinya
-
Shafiyah Journey & Expo 2026 Bakal Hadir di Jogja: Jadi Ruang Terpadu Gaya Hidup Islami