PURWOKERTO.SUARA.COM Tanggal 1 April diperingati sebagai hari April Mop. Apa sebenarnya April Mop dan bagaimana sejarahnya?
Masyarakat merayakan April Mop setiap tanggal 1 April. April Mop atau April Fools' Day identik dengan lelucon. Pada April Mop orang-orang dainggap bebas mengeluarkan berbagai candaan tanpa perlu merasa bersalah.
Berikut penjelasan mengenai April Mop, mulai dari pengertian hingga sejarah yang dikutop dari suara.com
April Mop adalah hari bercanda sedunia atau saat ini disebut hari prank sedunia yang diperingati pada 1 April. Pada momen April Mop orang-orang akan bebas saling melempar lelucon dan kebohongan tanpa perlu merasa bersalah.
Pada peringatan April Mop, orang yang menjadi bahan lelucon atau korban lelucon pun tidak dapat marah dan menjadi hal lumrah.
Awal mula sejarah adanya April Fools atau April Mop hingga kini belum diketahui secara pasti. Sejumlah versi mengenai April Mop dari beberapa negara.
Masyarakat Norwegia menyebutkan April Mop dulunya merupakan perayaan atau penghormatan untuk Loki atau dewa perusak dan kekacauan. Perayaan ini dilalukan dengan cara saling menjahili serta melempar lelucon sampai tengah malam dan tanpa perlu merasa bersalah.
Baca Juga: Red Velvet Gelar Konser di Indonesia, Catat Tanggal dan Lokasinya
Sedangkan di Prancis menyebutkan bahwa April Mop ini dipercayai bermula dari peralihan kalender Julian ke kalender Gregorian. Adapun kedua kalender tersebut mempunyai perbedaan di awal tahun baru, yang mana kalender Julian awal tahunnya pada 1 April dan kalender Gregorian awal tahunnya pada 1 Januari.
Karena tak semua orang tahu peralihan kalender tersebut, mereka tetap merayakan pergantian tahun baru pada tanggal 1 April. Perayaan ini pun dijadikan sebagai ajang saling melempar lelucon dan diberikan julukan "April Bodoh".
Bagi Roma Kuno, asal usul April Mop ini berawal dari festival Hilaria yang dirayakan para pengikut kultus Cybele tiap tanggal 25 Maret. Dalam festival ini, banyak orang akan menyamar serta mengejek orang lain.
Namun, kemudian orang-orang merayakan April Mop sebagai tanda datangnya musim semi. Hal ini dikarenakan orang-orang merasa ditipu akan perubahan musim yang tak terduga dari musim dingin ke musim semi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dari Anemia hingga Isu Mental, Ketika Generasi Muda Turun Tangan Racik Solusi Kesehatan
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Indonesia Sekarat! Amuk Massa di Grahadi dan Meme Kowarso yang Membakar Surabaya
-
Bangun untuk Salat Subuh, Motor Sudah Raib; Satu Pelaku Curanmor Babak Belur Diamuk Warga
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Jokowi Mulai Safari Politik ke Lampung, Mau Jadikan PSI Mesin Politik
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi
-
Punya Kulit Kering & Berjerawat? 4 Moisturizer Ini Aman Tanpa Bikin Pori Tersumbat
-
PHR Zona 4 Perkuat Kolaborasi Pengelolaan Sampah di Prabumulih, Dorong Aksi Iklim Berkelanjutan