PURWOKERTO.SUARA.COM, BANJARNEGARA-Detik detik penangkapan dukun pengganda uang di Kecamatan Wanayasa Banjarnegara viral di media sosial.
Pria berinisial THR itu tak berkutik saat diamankan polisi. Terlihat ia digiring polisi di tengah gelap malam yang disertai gerimis. Tubuhnya tampak terikat police line berjalan melintasi jalan setapak kebun.
Pria itu diamankan ke Polres Banjarnegara untuk diperiksa lebih lanjut.
Dari penuturan warga sekitar, warga sebenarnya tidak terlalu kaget dengan penangkapan THR.
Ia sebelumnya juga pernah ditangkap dan mendekam di penjara karena kasus uang palsu di Pekalongan.
Namun yang membuat warga terkaget kasus yang menjerat THR kali ini beda. Polisi juga mengungkap dugaan pembunuhan dalam perkara yang menyeretnya.
Buktinya, ditemukan mayat yang dikubur di ladang diduga adalah korban. Namun polisi belum mengonfirnasi kebenaran informasi itu.
Rilis kasus ini rencananya akan digelar pagi ini oleh Polres Banjarnegara. Polisi akan mengungkap kasus itu secara lebih terang, berikut modus dan motif pelaku. (cezza)
Baca Juga: Pusing Gara-gara Sepakbola, Jokowi Sampaikan Susahnya Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta