PURWOKERTO.SUARA.COM Untuk memperkuat Timnas Indonesia U-17, setidaknya ada tiga pemain keturunan yang bisa dinaturalisasi. Tiga talenta muda ini tersebar di berbagai negara dengan dua diantaranya kini aktif berkarier di Belanda.
Naturalisasi pemain idealnya dilakukan untuk level Timnas Indonesia U-17. Ada beberapa nama pemain muda yang cukup potensial untuk diajak kembali menjadi WNI.
Jika pemain muda bergabung dan berkembang bersama Timnas Indonesia U-17, meraka akan semakin bersinar dan menjadi pemain andalan skuad Garuda di masa depan.
Dikitip dari Suara.com berikut tiga talenta muda yang dapat dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia U-17.
1. Abdurrahman Iwan
Saat ini, Adurrahman Iwan diketahui telah bermain untuk timnas Qatar U-17. Sejatinya Abdurrahman Iwan bukanlah pemain keturunan. Ia benar-benar pemain yang berasal dari Indonesia dan lahir dari pasangan WNI.
Lahir dari pasangan Iwan Kuswanto dan Tarini Abdurrahman Iwan berasal dari Kramatwatu, Serang, Banten. Kedua orang tua Iwan tinggal di Qatar karena bekerja di salah satu perusahaan di sana.
Iwan pernah mengunggah sebuah foto saat sedang menjalani TC bersama timnas Qatar U-17 di Slovenia dan menyampaikan keinginan untuk dapat membela dari timnas Indonesia.
2. Julian Oerip
Baca Juga: Jangan Mudik Lebaran dengan Sepeda Motor, 5 Hal Ini Mengancam saat di Jalan Raya
Julian Oerip lahir di Belanda, tepatnya di Alkmaar, pada 26 Oktober 2006. Ia merupakan pesepak bola keturunan Indonesia tepatnya Surabaya.
Pemain yang berposisi sebagai gelandang serang ini sejak lahir hingga usianya kini telah 17 tahun tumbuh di Belanda.
Kiprahnya di sepak bola bermula di klub kota kelahirannya AFC ’34 Alkmaar sebelum diboyong AZ Alkmaar pada 2017/2018.
Bersama tim U-17 dan tim U-18 AZ Alkmaar pun terbilang mumpuni. Bersama tim U-17, Oerip mampu mencetak 8 gol dan 3 assist dalam 14 laga.
Kiprah apiknya di level klub membuat Oerip dipercaya untuk masuk ke skuad Timnas Belanda kelompok umur, yakni U-16 dan U-17.
3. Irfan Karijowidjojo
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Minigame Gratis, Resident Evil Requiem Tambah Mode Leon Must Die Forever
-
Rokan Hilir Membara Lagi, Warga Bakar Lokasi Penggerebekan Narkoba
-
Brimob Bersenjata Lengkap Kepung Hayam Wuruk: Markas Judi Online Jaringan Internasional Terendus
-
Lalita Karya Ayu Utami: Novel Rumit yang Menggoda untuk Diselami Ulang
-
Cegah Tawuran, Kolong Flyover Pasar Rebo Disulap Jadi Sasana Tinju dan Skate Park
-
Cerita Unik di Balik Pemilihan SUGBK Jadi Venue Konser 25 Tahun Westlife Berkarya
-
Nintendo Switch 2 Semakin Mahal
-
Mau Ditinjau Prabowo Hari Ini, Beginilah Fasilitas Kampung Nelayan Leato Selatan di Gorontalo
-
Ditembak Bandit Curanmor di Bandar Lampung, Brigadir Arya Meninggal Dunia
-
SMKN 4 Samarinda Angkat Bicara soal Siswa Meninggal Disebut Akibat Sepatu Sempit