PURWOKERTO.SUARA.COM Jalan terjal dilalui PSM Makassar di BRI Liga 1 Indonesia hingga mampu mengangkat trofi juara musim ini. Tak begitu diunggulkan, PSM Makassar mampu terus konsisten hingga berhasil menjuarai Liga 1 musim 2022/2023. Selain itu, PSM menjadi salah satu kontestan yang tidak memiliki stadion sebagai kandangnya.
Keberhasilan PSM Makassar meraih gelar juara Liga 1 musim ini tak terlepas dari kontribusi para pemain lokalnya yang sangat apik. Pemain lokal PSM juga bukanlah nama-nama yang besar dengan bertabur pemain bintang. Kerja keras dan semangat juang menjadi pembeda.
Sosok Ramadhan Sananta juga berkontribusi besar dalam gelar juara Juku Eja. Striker 20 tahun ini berstatus sebagai pencetak gol terbanyak SMK dengan 11 gol musim ini.
Yakob Sayuri juga memiliki catatan apik sepanjang musim. Yakob sudah menyumbang enam gol dan tujuh assist untuk tim asuhan Bernardo Tavares.
Peran Wiljan Pluim, legenda asal Belanda berhasil mengantarkan PSM Makassar menjuarai BRI Liga 1 2022-2023.
Wiljan Pluim lahir dengan nama lengkap Willem Jan Pluim pada 4 Januari 1989 atau 34 tahun silam. Ia sendiri lahir di Zwolle, Belanda.
Lahir dan besar di Belanda, pria yang akrab disapa Pluim ini pun memulai kariernya di klub lokal bernama VV Elspeet saat masih muda.
Pluim bergabung dengan PSM Makassar pada Agustus 2016. Sejak saat itu, dirinya terus bermain bagi Juku Eja hingga saat ini.
Sejak bergabung pada Agustus 2016 lalu, Pluim tercatat telah tampil sebanyak 164 laga di berbagai ajang bagi PSM dengan sumbangan 45 gol dan 48 assist.
Baca Juga: Tidur Siang Terlalu Lama Bisa Berpengaruh pada Kinerja Jantung : Kok Bisa ?
Ia mampu meraih gelar individu perdana sebagai pemain saat masuk Starting XI terbaik Liga 1 pada musim 2017 dan musim 2018.
Ia meraih gelar pertamanya di level klub saat membawa PSM menjuarai Piala Indonesia 2019 dengan mengalahkan Persija Jakarta.
Tak Punya Markas
PSM Makassar musim ini kehilangan markasnya, Stadion Mattoanging yang dirobohkan untuk proses renovasi.
Hingga saat ini, skuad Juku Eja tak memiliki markas yang tetap meski berhasil meraih gelar juara Liga 1 2022-2023. PSM Makassar harus terusir ke luar kota dan memilih untuk berkandang di Parepare.
Venue yang digunakan ialah Stadion Gelora B.J. Habibie. Selama kompetisi musim ini digelar, stadion inilah yang menampung skuad Juku Eja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati