PURWOKERTO.SUARA.COM – Berada di waktu lebaran yang identik dengan kumpul keluarga dan makan-makan, Ira Purnamasari Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya menekankan untuk mewaspadai makanan yang menyebabkan kadar kolesterol naik.
Ira menjelaskan, kolesterol merupakan lemak berwarna kekuningan yang dalam batas tertentu dibutuhkan manusia, tetapi jika berjumlah banyak akan berbahaya.
Penumpukan pada dinding pembuluh darah arteri yang jika dibiarkan akan menebal serta mengeras, dapat menyumbat aliran darah ke jantung dan otak. Paling parah, bisa berdampak penyakit jantung koroner dan stroke.
“Maka penting bagi kita untuk mengetahui bagaimana cara mencegah kolesterol naik saat lebaran,” ujarnya dikutip Antara, Sabtu (22/4/2023).
Hal pertama yang harus dilakukan yakni membatasi makanan yang kandungan lemaknya tinggi. Menurutnya, setelah sebulan berpuasa nafsu makan cenderung meningkat.
“Salah satu tips adalah pilihlah makanan dengan rendah lemak, seperti rendang buatlah dari potongan daging tanpa lemak, hindari hati dan jeroan, batasi juga daging olahan seperti sosis karena terbuat dari olahan daging berlemak, dan juga bakso dengan kuah tinggi lemak,” paparnya.
Kemudian ia mengingatkan, agar masyarakat juga membatasi konsumsi kue kering. Karena menurutnya, salah satu bahan pembuatan kue kering adalah mentega yang mengandung lemak jenuh tinggi.
Lebih lanjut, keju juga menurutnya sering ditambahkan dalam pembuatan kue kering, yang dalam kandungannya memiliki lemak jenuh paling tinggi jika dibandingkan dengan produk olahan susu lainnya.
“Seperti yang dipaparkan oleh P2PTM Kemenkes RI, dalam 100 gr keju mengandung lemak total 20,3 gr dan kolesterol 100 mg. Serta dalam 100 gr mentega mengandung lemak total 81,6 gr dan kolesterol 250 mg,” jelasnya.
Baca Juga: Wanita yang Hanyut di Sungai Klawing Purbalingga Ditemukan Meninggal
Selain itu, ia juga mengingatkan agar membatasi gorengan, karena mengandung lemak jahat. Jika terlalu banyak, juga dapat berisiko untuk kesehatan tubuh.
Dalam kesempatan itu, Ira menyarankan agar mengkonsumsi buah dan sayuran tinggi serat untuk menjaga kondisi tubuh.
“Imbangi dengan sayuran, seperti brokoli, buncis dan wortel, wortel mengandung serat, seperti selulosa, hemiselulosa dan lignin yang bisa mengurangi penyerapan kolesterol dalam saluran pencernaan. Ada juga buah apel dan pir yang dapat mengurangi penyerapan kolesterol ke dalam aliran darah,” ungkapnya.
Untuk melengkapi itu, ia juga menghimbau agar rutin olahraga. Dengan aktif bergerak, tubuh akan mengalami penurunan kolesterol jahat (LDL) dan peningkatan kolesterol baik (HDL).
“Selain itu dengan berolahraga, seseorang juga dapat terhindar dari obesitas,” pungkasnya***
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci