PURWOKERTO.SUARA.COM - Karesidenan Banyumas berpotensi mengalami penurunan curah hujan akhir Mei 2023. Daerah yang meliputi Banyumas, Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara hingga Kebumen diimbau bersiap menghadapi kekeringan.
"Provinsi Jawa Tengah, termasuk Barlingmascakeb, mulai akhir Mei berpotensi mulai mengalami penurunan curah hujan. Oleh karena itu, pemerintah daerah dan masyarakat dihimbau untuk mengantisipasi potensi dampak yang ditimbulkannya," kata Hartanto, Kepala Balai Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II, Jumat (26/5/2023).
"Barlungmascakeb salah satu daerah mengalami kekeringan meteorologis dengan curah hujan rendah," lanjut Hartanto.
Secara umum, rendahnya curah hujan mulai terlihat terjadi di hampir semua wilayah Indonesia. Khusus daerah Barlingmascakeb, kekeringan dapat dilihat dengan munculnya embun upas atau embun beku di Dataran Tinggi Dieng, Banjarnegara.
Berdasarkan pengamatan BMKG, potensi curah hujan kategori rendah di bawah 50 mm/dasarian. Hal ini akan memicu potensi kebakaran hutan, lahan dan pemukiman, kekurangan air bersih, hingga kekeringan lahan pertanian.
"Masyarakat dan pemerintah daerah diharapkan dapat mengantisipasinya dengan adanya diversifikasi tanaman yang tidak membutuhkan banyak air. Selain itu, masyarakat dihimbau mengantisipasi cuaca panas dengan mengkonsumsi air secukupnya" tutup Hartanto.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting