PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Abel Mustofa (14), warga Desa/Kecamatan Punggelan Kabupaten Banjarnegara asyik memancing di Kedung Gayunan Sungai Gintung Desa Karangbawang, Kecamatan Rembang, Purbalingga, Minggu 4 Juni 2023. Namun hari libur Abel berubah jadi petaka saat ia tenggelam dan meninggal di sungai itu.
Abel bersama tiga temanya bersepakat mengisi hari libur dengan memancing di sungai. Mereka berencana memancing di Kedung Gayunan, spot mancing yang menurut mereka banyak ikan sungai.
Saat asyik memancing, kail pancing Abel tersangkut sesuatu di dalam air. Karena tak kunjung lepas, Abel memutuskan melepas kail dengan masuk ke dalam kedung itu.
Namun celaka, Abel tak bisa berenang. Ia justru tenggelam dan kehabisan napas.
Ketiga temannya pun sama, tak bisa berenang. Mereka tak bisa menolong Abel. Mereka hanya bisa mencari bantuan warga untuk menolong Abel.
"Saat itu korban berusaha menarik mata kail dengan masuk ke dalam air. Namun kemudian tenggelam karena tidak bisa berenang," kata Kapolsek Rembang, Iptu Khaliman .
Warga yang bertemu bocah-bocah itu langsung menuju lokasi. Usai pencarian, Abel ditemukan namun sudah dalam keadaan meninggal.
"Setelah satu jam pencarian, korban ditemukan tak jauh dari lokasi dalam keadaan sudah meninggal dunia. Korban lalu dievakuasi ke daratan oleh warga," ujarnya.
Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke perangkat desa yang diteruskan ke Polsek Rembang. Polisi kemudian datang ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Selanjutnya bersama tim medis Puskesmas Rembang melakukan pemeriksaan jenazah korban.
Baca Juga: Novak Djokovic dan Carlos Alcaraz Melaju ke Perempat Final French Open 2023
"Hasil pemeriksaan jenazah tidak ditemukan tanda penganiayaan. Korban meninggal murni karena tenggelam," katanya.
Kapolsek menambahkan setelah dilakukan pemeriksaan kemudian jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Penyerahan dilakukan bersama dengan perangkat Desa Karangbawang.
Berita Terkait
-
Mengenal Galih Purwandaru, Kades Peraih Paralegal Justice Award dari Banjarnegara
-
Kegigihan Si Kusir Dokar Asal Banjarnegara Berhasil Mengantarkan Ibadah Haji
-
Api di Pasar Perja Banjarnegara yang Terbakar Sudah Padam, Belasan Mobil Damkar Masih Lakukan Pendinginan
-
Viral Pelaku Curanmor Jadi Bulan-bulanan Warga di Purbalingga, Ternyata Pelaku Pengidap Gangguan Mental
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Pandji Pragiwaksono Diperiksa 8 Jam, Diperlihatkan Penyidik Potongan Mens Rea Hasil Bajakan
-
Viral Aksi Heroik Polisi Baru Sembuh Stroke Selamatkan Pria Lansia dari Gigitan Pitbull
-
Optimis Lawan Iran, Brian Ick: Kami Tak Ingin Kalah di Rumah Sendiri
-
BATC 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Menang Dramatis Meski Cedera, Indonesia Unggul 2-1 atas Thailand
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut
-
Menghempas Energi Buruk di Buku Memaafkan yang Tak Termaafkan
-
Bocoran Konser KOMA: Mahalini Siapkan 6 Kostum Megah dan Kejutan Spesial di Hari Valentine
-
Polytron Hadirkan Subsidi Hingga Rp7 Juta dan Charger Portable di IIMS 2026
-
Apakah Sepatu Running Bisa untuk Badminton? ini 5 Rekomendasi Sepatu Bulutangkis yang Nyaman
-
Dicecar Polisi 63 Pertanyaan Terkait Kasus Mens Rea, Pandji Bantah Tuduhan Penistaan Agama