PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Polresta Banyumas menetapkan 10 orang tersangka pada kasus penganiayaan hingga menyebabkan kematian korban Oki Kristodiawan (26). Semua tersangka merupakan tahanan satu sel korban.
Penganiayaan bermula ketika tiga orang tersangka bertanya kepada Oki begitu tiba di sel pada tanggal 18 Mei 2023 pukul 17.55 WIB. Namun Oki tak merespons pertanyaan itu.
Ini membuat pelaku marah. Kemarahan itu kemudian berujung penganiayaan terhadap Oki, ia kemudian dikeroyok 10 tersangka.
Tiga orang memukul Oki di kepala. Masing-masing memukul Oki sekitar empat kali.
Okijuga diseret ke kamar mandi oleh dua orang dan kembali dikeroyok para tersangka.
"Korban disiram, kemudian dipukul empat sampai lima orang tersangka," ujar Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Agus S.
Perugas jaga yang ada di meja jaga mendengar kegaduhan ini. Mengetahui ada penganiayaan, petugas jaga mengeluarkan Oki yang teekapar dari dalam sel.
Namun karena kondisi Oki lemas, petugas melarikan Oki ke rumah sakit. Oki meninggal tanggal 2 Juni.
Orang tua Oki melaporkan kejanggapan kematian anaknya ke Polresta Banyumas pada 5 Juni 2023. Dua hari kemudian polisi menetapkan 10 tersangka.
Baca Juga: AHY: Koalisi Perubahan Siap Usung Pasangan Mode Tempur di Pilpres 2024
Polisi memeriksa tujuh saksi. Empat di antaranya adalah petugas jaga.
Meski demikian, polisi belum sampai pada kesimpulan ada kelalaian anggota. Sebab mereka masih dalam pemeriksaan internal.
Agus juga belum menyimpulkan penyebab kematian Oki apakah karena lever dan gagal ginjal atau penganiayaan.
"Terkait penyebab kematian kami masih menunggu hasil autopsi," ujarnya.***
Disclaimer: Redaksi mengubah judul artikel dari yang semula "Tahanan Tewas di Dalam Sel, Polresta Banyumas Tetapkan 10 Tahanan Lain Sebagai Tersangka" menjadi "Kasus Tahanan Tewas Penuh Luka, Polresta Banyumas Tetapkan 10 Tersangka" karena ada kesalahan penjudulan. Demikian catatan ini dibuat agar pembaca bisa mendapatkan informasi yang sahih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman
-
Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games
-
URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill
-
Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya
-
KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI