PURWOKERTO.SUARA.COM, Bima Sakti bakal memanggil pemain keturunan untuk ikut training camp (TC) Timnas Indonesia U-17.
Hanya Bima Sakti enggan menyebutkan nama-nama mereka.
Bima mengaku telah berkomunikasi langsung dengan beberapa pemain keturunan termasuk orang tuanya. Sebagian mereka menyatakan siap ikut pemusatan latihan yang rencananya dimulai Juli 2023.
"Ada banyak (pemain keturunan), saya sudah komunikasi juga sama pemainnya. Kemudian juga sama orang tuanya, sebagian mereka mengerti bahasa Indonesia, tapi tidak mengerti bicaranya. Tapi orang tuanya asal Indonesia ibunya atau papahnya," kata Bima Sakti saat dihubungi Sauara.com, Jumat (30/6/2023).
Jika kemampuan mereka sesuai dengan yang diinginkan, bukan tak mungkin para pemain keturunan itu masuk skuad Timnas Indonesia U-17.
“Saya sampaikan mau beri kesempatan kepada pemain diaspora yang orang tuanya punya keturunan Indonesia dan memiliki paspor Indonesia," terang Bima Sakti.
Untuk diketahui, Indonesia dipilih FIFA untuk menggantikan Peru sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 2023.
Otomatis Timnas Indonesia U-17 mendapat keistimewaan ikut berlaga dalam kejuaraan tersebut dengan status tuan rumah.
Meski persiapan dituntut maksimal karena waktu penyelenggaraan cukup mepet.
Piala Dunia U-17 dijadwalkan berlangsung pada 10 November sampai dengan 2 Desember 2023 mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus