PURWOKERTO.SUARA.COM – Fenomena embun es atau yang biasa disebut dengan embun upas bagi masyarakat Dieng masih terus berlanjut.
Hari ini atau pada pagi hari tadi Sabtu 29 Juli 2023, suhu di dataran tinggi Dieng terpantau mencapai minus 4 derajat celcius.
Diketahui hari ini merupakan hari keempat berturut-turut dan mbun es atau embun upas ke sembilan di dataran tinggi Dieng selama 2023.
Fenomena ini dimungkinkan masih akan terus terjadi selama satu bulan kedepan memasuki puncak musim kemarau.
Bagi wisatawan atau masyarakat yang hendak menikmati pemandangan atau fenomena langka tersebut dapat berkunjung ke dataran tinggi Dieng.
Sementara itu menyikapi munculnya embun es atau embun upas, Camat Batur Aji Piluroso mengatakan fenomena tersebut rutin terjadi setiap musim kemarau dan merupakan fenomena yang khas di dataran tinggi Dieng.
“Fenomena ini juga ternyata menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung atau wisatawan,” ujarnya.
Pihaknya menambahkan banyak diantara pengunjung atau wisatawan justru tertatik dan memilih berkunjung ke Dieng untuk mengabadikan momen langka tersebut.
“Namun juga harus tetap menjaga kondisi serta kesehatan mengingat cuaca sangat dingin, meski dilakukan persiapan khusus,” lanjutnya.
Baca Juga: Festival Gunung Slamet Kenalkan 10 Desa Wisata di Purbalingga
Disamping itu, embun upas atau embun es meki tergolong fenomena unik dan langka namun hal tersebut ternyata menjadi ancaman atau momok bagi para petani.
“Karna sudah rutin terjadi petani sudah paham akan hal-hal yg dilakukan untuk kondisi tersebut salah satunya adalah dengan menanam tanaman yang tahan terhadap embun upas,” tegasnya.
Selain itu upaya lain yang dilakukan oleh petani, yakni melakukan penyiraman sedini mungkin ketika tanaman terkena embun upas terutama di waktu pagi hari.
“Petani harus tetap waspada untuk selalu bisa mengkondisikan supaya tetap aman baik bagi tanaman juga bagi kesehatan petani itu sendiri,” pungkasnya.
Meski saat ini kawasan Dieng tengah ditutup karena adanya revitalisasi oleh kementrian PUPR, namun tak menyurutkan animo pengunjung untuk datang hanya sekedar berswafoto dan mengabadikan momen munculnya embun upas.**Alw
Berita Terkait
-
Pemkab Banjarnegara Terima 156 Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
-
Viral! Dieng Banjarnegara Kembali Membeku Hingga Minus 3,5 Derajat Celcius
-
Cetak Petani Milenial, Ini yang Dilakukan SMAN 1 Sigaluh Banjarnegara
-
Penduduknya Makmur, Tak Sadar Kawasan Padat Pemukiman di Jawa Tengah Ini Bisa Meledak Kapan Saja
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba