PURWOKERTO.SUARA.COM - Satpol PP Banjarnegara melalui bidang pemedam kebakaran dan penyelamatan terus getol melakukan sosialisasi dan mitigasi tentang bahaya kebakaran.
Salah satunya yakni dengan menggelar road show atau program SMS (Satpol Maring Sekolahan) yang menyasar kaum muda dan generasi milenial.
Seperti yang dilakukan pada Senin 31 Juli 2023 kemarin, progam SMS menyambangi ratusan siswa SMK Panca Bhakti Banjarnegara.
Plt kepala Satpol PP Banjarnegara Purwanto mengatakan maraknya kejadian kebakaran di musim kemarau seperti ini membuat Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Banjarnegara menggelar pelatihan kebakaran di lingkungan sekolah.
"Para siswa dibekali teori dan praktik memadamkan api dengan Alat Pemadam Tradisional serta mobil pemadam kebakaran," ujarnya.
Dalam sosialisasi tersebut, ratusan siswa SMK Panca Bhakti Banjarnegara dibekali teori dan praktik memadamkan api dengan alat pemadam tradisional serta mobil pemadam kebakaran.
"Mereka juga diajak memadamkan api dalam tong yang berkobar membumbung tinggi dengan pipa dari mobil pemadam kebakaran," lanjutnya.
Pihaknya juga menjelaskan, selain dilatih pemadaman api para siswa juga diajak untuk menaati Peraturan Daerah agar tidak tertangkap oleh petugas Satpol PP.
"Kita ingin para siswa dapat menaati peraturan sehingga dapat menjaga ketertiban sosial dan jangan sampai saat jam sekolah malah siswa berkeliaran," jelas Purwanto.
Baca Juga: Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Kebumen Meningkat, Dilakukan Orang-orang Ini
Sementara itu Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Freyana Kusuma mengungkapkan, pelatihan dan sosialisasi tentang mitigasi kebakaran penting dilakukan secara berkala.
"Adanya sarpras seperti APAR juga mustinya ada satu unit setiap 15 meter persegi bangunan sehingga ideal untuk pola mitigasi," ujarnya.
Pihaknya juga berharap, pihak sekolah bisa menganggarkan peralatan tersebut sehingga jika terjadikebakaran ringan dapat cepat teratasi.
Dalam kegiatan tersebut tidak hanya siswa yang mengikuti kegiatan, para guru juga dilatih untuk memadamkan api.
Kobaran api dari selang gas melon dengan cepat dapat dipadamkan siswa dengan ditutup jari jempol saja.
Pun demikian juga wajan yang terbakar dalam hitungan detik dapat dipadamkan dengan kain handuk basah.
Berita Terkait
-
Warga Susukan Banjarnegara Bersama Anggota TNI Antusias Ikuti Donor Darah Sukarela
-
Sekitar Satu Jam Dari Banjarnegara, Rumah Sakit Ini Sedang Membuka Lowongan Pekerjaan, Silahkan Cek
-
Gempur Rokok Ilegal, Kantor Bea Cukai Purwokerto Gandeng Politeknik Banjarnegara
-
Viral, Petugas Damkar Banjarnegara Taklukkan King Kobra
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Buku Tenang Semua Akan Baik Baik Saja, Menemukan Tenang dalam Semesta Kecil
-
7 Sunnah Salat Idulfitri: Amalan Sebelum dan Sesudah yang Dianjurkan Lengkap dengan Penjelasannya
-
Reza Arap Ngamuk Dikabarkan Dekat dengan dokter Kamelia: Siapa Lu? Gue Kagak Kenal!
-
Pantauan Langit Kapolda Jabar: Exit Tol Parungkuda "Adem Ayem", Puncak Mudik Ternyata Sudah Lewat
-
Bamsoet: Negara Bukan Dalang Teror Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Bacaan Niat Puasa Syawal Sekaligus Bayar Utang Puasa Qadha Ramadan
-
Parit Keramat
-
Ulasan Novel Falling Away, Pertarungan Melawan Ego dan Rasa Bersalah
-
H-1 Lebaran, Loket Bus di Terminal Pulo Gebang Mulai Tutup
-
Maaf-maafan Cuma Formalitas, Banding-bandingin Itu Prioritas: Sisi Gelap Crab Mentality