PURWOKERTO.SUARA.COM – Provinsi Lampung selalu menyimpan cerita dalam pembangunan infrastrukturnya yang menjadi perhatian khalayak.
Termasuk yang ada di Kecamatan Tanjung Karang Timur, Kota Bandar Lampung, Kota Baru Lampung berjarak 25,5 Km dari Bandara Radin Inten II.
Di sana ada sebuah proyek ambisius yang pernah diwacanakan sebagai tempat pemindahan pusat pemerintahan Provinsi Lampung dari Kota Bandar Lampung. Namun, sepertinya mimpi tersebut belum mampu terealisasi dengan sempurna.
Dikutip dari Kanal YouTube BLACKPACKER TV pada Kamis 24 Agustus 2023, kawasan ini bernama Kota Baru Lampung yang awalnya direncanakan menjadi pusat pemerintahan baru pada tahun 2013.
Kala itu pada masa pemerintahan Gubernur Sjachroedin ZP, muncul wacana untuk memindahkan pusat pemerintahan Provinsi Lampung ke tempat baru, yaitu Kota Baru Lampung.
Proyek ini bertujuan untuk merelokasi beberapa gedung instansi pemerintah dan kantor gubernur ke area yang lebih luas dan modern.
Kota Baru Lampung memiliki lahan seluas sekitar 1.308 hektar yang direncanakan menjadi kawasan pusat pemerintahan yang komprehensif.
Anggaran yang diperuntukkan untuk proyek ini mencapai lebih dari Rp300 miliar, menunjukkan komitmennya dalam merancang dan membangun fasilitas yang representatif.
Meskipun rencana dan anggaran telah disiapkan, hingga saat ini Kota Baru Lampung masih terbengkalai dan belum mampu diselesaikan.
Baca Juga: Tugasnya Cari Pasien, BS Tangan Kanan Dukun Pengganda Uang di Banjarnegara Jalani Sidang Tuntutan
Padahal lokasi inilah yang diharapkan sebagai pusat pemerintahan baru. Bangunan dan fasilitas yang direncanakan untuk dipindahkan masih belum dapat difungsikan sepenuhnya.
Banyak faktor yang dapat menjadi penyebab terbengkalainya proyek ini. Mungkin ada hambatan teknis, administratif, atau finansial yang menghambat kelanjutan pembangunan.
Selain itu, adanya kebijakan-kebijakan yang berubah atau perubahan arah prioritas pemerintah juga bisa berkontribusi pada terbengkalainya proyek ini.
Walaupun proyek ini belum berhasil mencapai visi awalnya, masih ada harapan bahwa Kota Baru Lampung bisa mengalami revitalisasi dan diberdayakan untuk tujuan lain.
Sebab dalam menghadapi perubahan zaman dan tuntutan perkembangan, memanfaatkan potensi lahan tersebut untuk keperluan lain yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat bisa menjadi solusi.
Kota Baru Lampung mengingatkan kita bahwa tidak semua rencana besar dapat berjalan sesuai dengan harapan jika dilakukan dengan serius.
Meskipun demikian, pembangunan ini dapat menjadi pelajaran berharga dalam merencanakan dan mengelola proyek yang kompleks, serta mengingatkan akan tantangan-tantangan yang dapat muncul di sepanjang jalan.***
Berita Terkait
-
Dari Bandara Internasional Husein Sastranegara Hanya Berjarak 14 KM, Wisata Ini Menawarkan Sensasi Keliling Dunia dalam Satu Hari, Ada Taman Sakuranya
-
Cuma 19,5 Km dari Bandara Susi Air Pangandaran, Jembatan Kereta Api Terpanjang di Indonesia Ini Mangkrak: Sudah Ada Sejak Tahun 1916, Tapi...
-
Cuma 12,2 Km dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Bangunan Rusun 15 Lantai di Kota Bekasi Ini Mangkrak Sejak 2008: Pernah jadi Lokasi Syuting Film ?
-
Sekitar 39 Km dari Bandara Nusawiru Pangandaran, Terowongan Kereta Api Terpanjang di Indonesia Ini Mangkrak Tak Berguna: Pernah Berjaya Ternyata
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
BRI Layani 216 Warga Suku Bajo dan Dorong Ekonomi Pesisir di Maluku Utara
-
Geger Video Pesta LGBT di Karawang: Ini 6 Fakta dan Desakan MUI Terkait THM Tak Berizin
-
Teras Kapal BRI Dorong Inklusi Keuangan dan Pertumbuhan UMKM di Wilayah Kepulauan
-
11 Tahun Teras Kapal BRI, Hadirkan Layanan Perbankan Hingga Pulau Terluar
-
BRI Hadirkan Layanan Perbankan Terapung untuk Masyarakat Pesisir dan Kepulauan
-
BRI Jangkau 27 Pulau Lewat Teras Kapal, Perkuat Inklusi Keuangan Nasional
-
Teras Kapal BRI Perluas Akses Keuangan hingga Kepulauan Lewat Semangat CX100 Danantara
-
6 Fakta Terungkapnya Kasus Bocah 9 Tahun Tewas Diserang Anjing Pemburu Babi
-
Skincare Berbasis Exosome Kian Populer, Apa Bedanya dengan Formula Biasa?
-
BRI Dorong Inklusi Keuangan dan UMKM Lewat Teras Kapal di 4 Wilayah Kepulauan