/
Kamis, 31 Agustus 2023 | 14:53 WIB
Ilustrasi daerah termiskin di Jawa Tengah data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022. ((Foto. Unsplash.com - Annie Spratt))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Provinsi Jawa Tengah, dengan keberagaman budaya dan potensi ekonomi yang luas, menyimpan potensi ekonomi akan kehidupan masyarakatnya.

Namun, dalam kenyataannya, terdapat kabupaten-kabupaten di provinsi ini yang masih menghadapi tantangan dalam hal ekonomi.

Berdasarkan data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita atas dasar harga konstan menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022 ada beberapa daerah yang masuk termiskin.

Hal itu berdasarkan data PDRB Per Kapita Atas Dasar Harga Konstan yang mencatat 5 kabupaten termiskin di Provinsi Jawa Tengah sebagai berikut.

5. Kabupaten Demak 

    Urutan Kelima

    PDRB Per Kapita: Rp. 16,22 juta

Urutan kelima ini ditempati oleh Kabupaten Demak, yang memiliki PDRB per kapita sebesar Rp. 16,22 juta. Meskipun memiliki potensi dalam sektor pertanian dan perikanan, peningkatan ekonomi masih menjadi fokus penting di daerah ini.

4. Kabupaten Banjarnegara

Baca Juga: Bikin Bangga, Pramuka SMPN 1 Bawang Banjarnegara Borong 9 Trophy Kejuaraan Jamran 2023

    Urutan Keempat

    PDRB Per Kapita: Rp. 15,75 juta

Kabupaten Banjarnegara, dengan PDRB per kapita sebesar Rp. 15,75 juta, menunjukkan tantangan dalam pengembangan ekonomi daerahnya. Diperlukan langkah-langkah strategis untuk mengatasi ketidaksetaraan ekonomi.

3. Kabupaten Kebumen

    Urutan Ketiga

    PDRB Per Kapita: Rp. 15,56 juta

Kabupaten Kebumen, yang menempati urutan ketiga, memiliki PDRB per kapita sebesar Rp. 15,56 juta. Meskipun terletak di wilayah yang kaya akan pariwisata, pertanian, dan perikanan, upaya untuk meningkatkan pendapatan per kapita perlu terus dilakukan.

2. Kabupaten Grobogan

    Urutan Kedua

    PDRB Per Kapita: Rp. 14,50 juta

Di urutan kedua, Kabupaten Grobogan menunjukkan PDRB per kapita sebesar Rp. 14,50 juta. Meskipun memiliki potensi pertanian yang cukup besar, tantangan dalam pengembangan infrastruktur dan industri masih perlu diatasi.

1. Kabupaten Pemalang

    Urutan Pertama

    PDRB Per Kapita: Rp. 13,26 juta

Kabupaten Pemalang, dengan PDRB per kapita sebesar Rp. 13,26 juta, menempati posisi terbawah dalam daftar ini. Meskipun terletak di Jawa Tengah yang kaya akan potensi pertanian dan industri, Pemalang menghadapi tantangan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Tantangan pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi agenda penting dalam mengatasi kondisi termiskin di kabupaten-kabupaten ini.

Diperlukan upaya kolaboratif dari pemerintah dan masyarakat untuk mencapai perubahan yang lebih baik dalam aspek ekonomi dan sosial.***

Load More