PURWOKETO.SUARA.COM – Berkunjung ke Kota Padang, Sumatera Barat tentu tidak pandangan kita akan tersita saat singgah di Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 31, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Padang Barat berjarak 9,4 Km dari Pusat Kota.
Di sana ada bangunan yang mencolok yang berada di area komplek Taman Budaya Sumatera Barat yang mencuri perhatian. Sebab di sana berdiri sebuah struktur megah yang seharusnya menjadi salah satu ikon kebudayaan di Kota Padang.
Dikutip dari Kanal YouTube HORAS CHANNEL pada Rabu 13 September 2023, bangunan itu semestinya akan menjadi Gedung Kesenian Sumatera Barat. Namun, sayangnya, kondisi saat ini terbengkalai, karena proyek ini telah lama mangkrak.
Pembangunan Gedung Kesenian Sumatera Barat dimulai pada tahun 2015 dengan harapan akan menjadi pusat kegiatan seni dan budaya yang berpengaruh di kawasan tersebut. Namun, setelah beberapa tahun berlalu, proyek ini masih belum kunjung selesai.
Bahkan, sampai saat ini, progres fisik dari gedung ini hanya mencapai sekitar 10,5 persen dari total anggaran yang telah dialokasikan. Salah satu hal yang membuat proyek ini semakin kontroversial adalah biayanya.
Sebab dalam anggaran awal, proyek ini diperkirakan akan menghabiskan dana sekitar Rp 31 miliar. Namun, hingga saat ini, hanya sekitar Rp 3,4 miliar yang telah terpakai. Sisa dana yang besar masih belum digunakan dan proyek ini tidak menunjukkan tanda-tanda akan segera diselesaikan.
Mangkraknya Gedung Kesenian Sumatera Barat menjadi sebuah kerugian bagi warga Sumatera Barat dan masyarakatnya. Gedung ini diharapkan akan menjadi tempat bagi para seniman dan budayawan untuk berkumpul, berkolaborasi, dan mempromosikan kekayaan budaya daerah.
Namun, karena kondisinya yang tidak jelas, potensi ini tidak dapat direalisasikan. Masyarakat setempat telah lama menuntut agar pemerintah setempat bertindak untuk menyelesaikan proyek ini.
Mereka menginginkan bahwa Gedung Kesenian Sumatera Barat dapat digunakan sesuai dengan visi awalnya sebagai pusat seni dan budaya yang berpengaruh di kawasan tersebut. Pemerintah daerah harus mencari solusi untuk menyelesaikan proyek ini dan menghindari pemborosan anggaran.
Baca Juga: Bucin di Lapangan, Berikut Kejadian Unik Selama Indonesia Lawan Turkmenistan
Tentu tantangan besar yang dihadapi proyek ini adalah menyelesaikannya dengan dana yang masih tersedia. Namun, dengan kerja keras dan komitmen yang tepat dari semua pihak terkait, termasuk pemerintah daerah.
Proyek ini masih memiliki potensi untuk menjadi kenyataan dan memberikan kontribusi yang berharga bagi budaya Sumatera Barat dan masyarakatnya. Semoga, Gedung Kesenian Sumatera Barat akan segera rampung dan menjadi aset berharga bagi warga Kota Padang.***
Berita Terkait
-
Sekitar 4,9 Km dari Alun-alun Kabupaten Pemalang, Pabrik Tekstil Terbesar di Jawa Tengah Ini Mangkrak Terbengkalai: Bangunannya Sudah Ada Sejak 1970!
-
Hanya 32,3 Km dari Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Pusat Perbelanjaan Tertua di Kalimantan Ini Kondisinya Terbengkalai: Dijual Rp 35 M, Tak Laku!
-
Cuma 13,2 Km dari Pelabuhan Tanjung Perak, Bangunan Mewah Superblock Terbesar di Tengah Kota Surabaya Ini Miliki Fasilitas Lengkap: Ada Apa Saja?
-
Usianya 116 Tahun, Bangunan Kantor Pusat Kereta Api Terbesar Zaman Belanda Ada di Jawa Tengah: Luas Lahannya Capai 18.232 Meter Persegi!
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai