/
Rabu, 13 September 2023 | 19:56 WIB
Ilusutrasi gedung yang mangkrak di Sumbar berjarak 9,4 Km dari Pusat Kota Padang. ((Foto. Unplash.com - Vosk Risi))

PURWOKETO.SUARA.COM – Berkunjung ke Kota Padang, Sumatera Barat tentu tidak pandangan kita akan tersita saat singgah di Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 31, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Padang Barat berjarak 9,4 Km dari Pusat Kota.

Di sana ada bangunan yang mencolok yang berada di area komplek Taman Budaya Sumatera Barat yang mencuri perhatian.  Sebab di sana berdiri sebuah struktur megah yang seharusnya menjadi salah satu ikon kebudayaan di Kota Padang.

Dikutip dari Kanal YouTube HORAS CHANNEL pada Rabu 13 September 2023, bangunan itu semestinya akan menjadi Gedung Kesenian Sumatera Barat. Namun, sayangnya, kondisi saat ini terbengkalai, karena proyek ini telah lama mangkrak.

Pembangunan Gedung Kesenian Sumatera Barat dimulai pada tahun 2015 dengan harapan akan menjadi pusat kegiatan seni dan budaya yang berpengaruh di kawasan tersebut. Namun, setelah beberapa tahun berlalu, proyek ini masih belum kunjung selesai. 

Bahkan, sampai saat ini, progres fisik dari gedung ini hanya mencapai sekitar 10,5 persen dari total anggaran yang telah dialokasikan. Salah satu hal yang membuat proyek ini semakin kontroversial adalah biayanya. 

Sebab dalam anggaran awal, proyek ini diperkirakan akan menghabiskan dana sekitar Rp 31 miliar. Namun, hingga saat ini, hanya sekitar Rp 3,4 miliar yang telah terpakai. Sisa dana yang besar masih belum digunakan dan proyek ini tidak menunjukkan tanda-tanda akan segera diselesaikan.

Mangkraknya Gedung Kesenian Sumatera Barat menjadi sebuah kerugian bagi warga Sumatera Barat dan masyarakatnya. Gedung ini diharapkan akan menjadi tempat bagi para seniman dan budayawan untuk berkumpul, berkolaborasi, dan mempromosikan kekayaan budaya daerah. 

Namun, karena kondisinya yang tidak jelas, potensi ini tidak dapat direalisasikan. Masyarakat setempat telah lama menuntut agar pemerintah setempat bertindak untuk menyelesaikan proyek ini. 

Mereka menginginkan bahwa Gedung Kesenian Sumatera Barat dapat digunakan sesuai dengan visi awalnya sebagai pusat seni dan budaya yang berpengaruh di kawasan tersebut. Pemerintah daerah harus mencari solusi untuk menyelesaikan proyek ini dan menghindari pemborosan anggaran.

Baca Juga: Bucin di Lapangan, Berikut Kejadian Unik Selama Indonesia Lawan Turkmenistan

Tentu tantangan besar yang dihadapi proyek ini adalah menyelesaikannya dengan dana yang masih tersedia. Namun, dengan kerja keras dan komitmen yang tepat dari semua pihak terkait, termasuk pemerintah daerah.

Proyek ini masih memiliki potensi untuk menjadi kenyataan dan memberikan kontribusi yang berharga bagi budaya Sumatera Barat dan masyarakatnya. Semoga, Gedung Kesenian Sumatera Barat akan segera rampung dan menjadi aset berharga bagi warga Kota Padang.***

Load More