PO Pangeran menjadi pendatang baru moda darat untuk rute Sumatra Barat ke tanah Jawa. Lima unit bus siap diluncurkan sehabis lebaran, sebagai bukti menjadi penantang serius bus-bus yang telah eksis melayani Sumbar - Jawa selama ini.
Di bawah bendera PT Pangeran Aman Sukses, PO Pangeran untuk awal ini akan membuka rute Bukittinggi - Jakarta. “Insya Allah selesai lebaran, untuk arus balik lebaran," ujar CEO PT Pangeran Aman Sukses Berliana Betris, kemarin.
Dia menambahkan, tahap awal diluncurkan lima unit. Tapi kemungkinan nantinya bertambah.
Bus Pangeran sekujur tubuhnya kental berwarna merah. Bus ini memakai sasis Mercedes Benz 917 OF, dengan karaoseri Laksana. Pangeran menyediakan toilet, bantal, selimut serta memberikan makanan ringan untuk penumpang. Jumlah kursi ada 26. Sehingga leg rest jadi luas.
Dengan begitu, sebut Berliana, Pangeran menjadi bus medium pertama di rute antar pulau tersebut.
"Ini class medium eksekutif,” tukasnya.
Nah, bagaimana dengan tarif Pangeran?
Harganya cukup normal, dimana bus Pangeran mematok tarif awal Rp500 ribu.
“Sedikit lagi selesai. Target ke depan, kami memulai dan membangun. Untuk tahap awal ini dulu, perluasan rute tentu akan ada nantinya,” tandasnya.
Puncak arus mudik di Sumatera Barat (Sumbar), diperkirakan akan terjadi pada H-3 Lebaran 2022 atau tepatnya Jumat 29 April 2022.
Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa Putra mengatakan, sebanyak 4.592 personel gabungan telah disiapkan untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2022. Personel gabungan terdiri dari unsur Polri, TNI dan pemerintah daerah.
"Puncak mudik biasanya mengacu pada tahun sebelumnya. Biasanya H-3. Kita akan terapkan skema contraflow," ujar Irjen Teddy usai apel gabungan Operasi Ketupat Singgalang Jumat (22/4/2022).
Operasi Ketupat Singgalang akan berlangsung pada 28 April-9 Mei 2022. Sebanyak 89 pos pengamanan dan pelayanan kan didirikan.
Kata Teddy, 54 pos pengamanan didirikan untuk mengantisipasi gangguan yang terjadi selama mudik. Sedangkan 34 pos pelayanan bisa dimanfaatkan pemudik untuk istirahat.
Ia meminta pada pemudik untuk mematuhi peraturan berkendara dan lalu lintas. Jangan ugal-ugalan dan kalau lelah berhenti.
Berita Terkait
-
Tarif JakLingko Rp2.000 Dinilai Berisiko Bikin Penumpang Kembali Naik Motor
-
Transjakarta T31 hingga Shuttle Rute 05 Bikin Liburan ke PIK2 Lebih Praktis
-
Tarif Transjabodetabek Bisa Berubah Total, Pola Jauh-Dekat Beda Harga
-
Elektrifikasi Transportasi Kian Melaju, Target 10.000 Bus Listrik Didukung Ekosistem Terintegrasi
-
Bus Tingkat Wisata dan Shuttle Baru Resmi Beroperasi, Ini Jadwal dan Rutenya
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Perajin Menjerit! Batik Indonesia Dibajak Vietnam, Merek Lebih Dulu Didaftarkan di Luar Negeri
-
Serum atau Moisturizer Dulu? Panduan untuk Kulit Sehat dan Glowing
-
Beban Usaha Meningkat, DPR Usul Omzet UMKM Bebas Pajak Naik Jadi Rp75 Juta
-
Kakanwil Pastikan Layanan Imigrasi Lebih Dekat untuk Masyarakat Padangsidimpuan
-
Bos BCA Sindir Penemuan Emas 74Kg di Rumah Eks Jampidsus: Kurang Pintar
-
Bro Ron Sindir Keras OTT Bupati Sukoharjo: Mungkin Mau Ikuti Sekjennya
-
Target PLTS 100 GW: Bisakah Bali, NTB, dan NTT Memimpin Transisi Energi Indonesia?
-
5 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Binjai
-
Terinspirasi Kisah Nyata, Film AUTOPSY: Dead Body Can Talk Kupas Misteri Lewat Ruang Autopsi
-
Dominasi PMDN, Ini Data Kinerja Investasi Indonesia 2025