/
Sabtu, 30 April 2022 | 22:10 WIB
Foto: Rahmadi

Pemerintah telah mengagendakan Hari Raya Idul Fitri pada tanggal 2 Mei 2022, sebagaimana tertera di kalender 2022. Artinya, secara keputusan pemerintah, Salat Id kemungkinan besar akan digelar pada hari Senin, 2 Mei nanti.

Namun, tak semua rakyat sepaham dengan ketetapan pemerintah. Salah satunya adalah jamaah Tarekat Naqsabandiyah di Kota Padang yang berbeda paham dalam pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri sekalian Salat Id.

Tarekat yang berbasis di kawasan Pauh, Kota Padang ini, akan menggelar Salat Id pada Minggu 1 Mei 2022. Pelaksanaan ini lebih cepat dari penetapan pemerintah yang baru menggelar sidang isbat pada Minggu (1/5/2022).

Sekretaris Tarekat Naqsabandiyah Padang Edizon Revindo menyebutkan, jamaah Naqsabandiyah sudah selesai melaksanakan salat tarwih kemaren malam, Jumat (30/2/202). Mereka telah berpuasa selama 30 hari sejak mulai pada 1 April 2022.

“Kita Minggu besok menggelar salat Id, nanti malam kita takbiran, ini sudah kita tetapkan sejak awal Ramadan, puasa kita hitung sudah cukup 30 hari,” katanya, Sabtu (30/4/2022).

Dia menyebutkan pelaksanaan ibadah puasa yang lebih awal dari pemerintah tersebut berdasarkan hitungan Hisab Qomariyah dalam Kitab Munjid, yang salah satunya adalah penghitungan permulaan puasa dihitung lima hari setelah awal puasa pada tahun sebelumnya.

Berdasarkan kitab tersebut, jemaah Naqsabandiyah menurut dia akan selalu berpuasa selama 30 hari setiap harinya dan tidak mengenal berpuasa 29 hari. Jadwal ini biasanya berbeda dan lebih cepat dari penetapan pemerintah.

Salat Id akan dilaksanakan di tempat masing-masing jemaah Naqsabandiyah yang tersebar di Kota Padang dan daerah lainnya.

Sementara pusat jemaah berada di Mushalla Baitul Makmur, yang terletak di Kelurahan Binuang Kampung Dalam, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar).

“Lokasi salatnya banyak, setiap musala yang alirannya Naqsabandiyah maka akan melaksanakan salat Idul Fitri, kalau pusatnya di Pauh itu,” katanya.

Sementara dia sendiri akan melaksanakan salat Id di dekat rumahnya di Kecamatan Lubuk Kilangan. Menurut dia jemaah Naqsabandiyah di Kota Padang cukup banyak di Lubuk Kilangan karena hampir setiap kelurahan ada musala yang beraliran Naqsabandiyah.

“Jumlah jemaah sekarang sekitar 2 ribu orang, paling banyak ada di Kecamatan Lubuk Kilangan, ada juga di luar Padang seperti di Kabupaten Solok dan Pesisir Selatan yang juga cukup banyak disana,” katanya.

Sebagaimana diketahui, sidang isbat penetapan 1 Syawal akan digelar besok Minggu (1/5/2022). Artinya, pemerintah lewat Kemenag RI belum menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriah. (Rahmadi/SS)

Load More