Ranah - Jalan lintas Padang-Bukittinggi mengalami kenaikan volume kendaraan pada hari kedua pasca Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, Rabu (4/5/2022) siang. Kendaraan tampak macet hingga padat merayap dari kedua arah.
Berdasarkan pantauan, tampak mobil berjalan padat merayap akibat tingginya volume kendaraan di sejumlah titik di Kabupaten Padang Pariaman.
Di antaranya di kawasan Buayan Lubuk Alung, Sicincin, 2 x 11 Enam Lingkung dan Kayu Tanam.
Di lokasi-lokasi tersebut selain padat merayap kendaraan juga beberapa kali terhenti hingga jalan menjadi macet.
Mayoritas kendaraan yang terjebak adalah mobil dari kedua arah baik Bukittinggi atau Padang. Sementara kendaraan sepeda motor lebih leluasa melewati kemacetan.
Kendaraan yang terjebak kemacetan juga banyak berasal dari luar Sumatra Barat (Sumbar). Hal ini tampak dari nomor pelat kendaraan luar Sumbar seperti BM (Riau), BK (Sumatra Utara), BD (Bengkulu), BH (Jambi), BG (Sumatra Selatan), dan B (Jakarta).
Selain itu, sejumlah petugas kepolisian tampak berusaha mengurai kemacetan di berbagai titik. Terutama petugas yang berada di posko-posko pengamanan lebaran yang ada di sejumlah titik. Polisi juga dibantu oleh personel TNI dan Satpol PP.
Polisi juga mengarahkan para pengendara ke jalur alternatif untuk mengurai kepadatan di jalan. Di antaranya tampak polisi mengarahkan pengendara ke jalan Malalak bagi masyarakat yang bertujuan ke Kota Bukittinggi dan sekitarnya.
Akibat banyaknya kendaraan yang lewat juga terasa hingga ke SPBU yang berada di sepanjang jalur tersebut. Tampak kendaraan antrean panjang hingga ke jalan seperti di SPBU Lubuk Alung.
Begitu juga di kawasan jalan Silaing Bawah juga terjadi padat merayap dari kedua arah. Hal ini juga karena di lokasi tersebut terdapat lokasi wisata Air Terjun Lembah Anai dan sejumlah pemandian keluarga.
Kemacetan dan padat merayap dari dua arah juga terjadi sepanjang jalan lintas Kota Padang Panjang hingga memasuki Kota Bukittinggi via Agam. (Rahmadi)
Berita Terkait
-
Macet Panjang Masih Terjadi Jalan Raya Cakung-Cilincing, Kendaraan Dialihkan ke U-Turn Polsek
-
Meski Gencar Salurkan Kredit Rp418 Triliun, NPL BTN Justru Menyusut di Semester I-2026
-
Hindari Macet Konser Akbar di Monas, KAI Izinkan Penumpang 13 KA Naik dari Stasiun Jatinegara
-
Truk Towing Nyangkut Bikin Macet dan JPO Tendean Rusak Parah, Warga Diimbau Lewat 4 Jalur Alternatif
-
JPO Tendean Nyaris Ambruk, Crane Masih Tersangkut dan Kemacetan Mengular
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi