Ranah - Polisi menetapkan lima orang sebagai pelaku dugaan kasus pemukulan salah satu personel Brimob Polda Sumbar bernama Briptu Fauzi. Sementara itu, lima orang lainnya masih berstatus sebagai saksi.
Lima orang yang terlibat pemukulan tersebut yaitu, dua di antaranya merupakan anak bawah umur. Anak yang berkonflik dengan hukum ini berinisial ME (17) dan FK (13).
Selanjutnya, tiga orang pelaku dewasa yaitu berinisial SR (48), DW (32) dan DWP (27).
"Jadi perkembangan penyidikan sementara yang kami tetapkan lima orang sebagai pelaku, dua di antaranya anak bawah umur," ujar Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Dedy Adriansyah Putra.
Dedy menambahkan, untuk lima orang lainnya termasuk Kiper PSIS Semarang Jandia Eka Putra, masih ditetapkan sebagai saksi dan wajib lapor. Hal ini guna untuk mempermudah pemeriksaan lanjutan dalam penyidikan.
"Untuk yang lain, termasuk Jandia masih saksi. Saksi belum ada yang mengarah ke Jandia (terlibat)," ucap Dedy.
Diketahui, pemeriksaan terhadap Jandia Eka Putra yang juga mantan penjaga gawang Semen Padang FC itu berlangsung hingga Selasa (10/5/2022) subuh.
Hasil pemeriksaan Jandia Eka Putra, terang Dedy, mengaku hanya melerai. Namun pihaknya akan mencari saksi tambahan dari luar yang diamankan sebelumnya.
"Dia (Jandia) memang memegang korban, tapi klarifikasi dia untuk melerai. Jadi dipegangnya dan dirangkul untuk melerai. Ini keterangan sementara dari saksi dari mereka, saksi dari luar yang kami kesulitan mencari," beber Dedy.
Dalam kasus ini kata Dedy, Jandia Eka Putra dan empat orang saksi lainnya telah dipulangkan.
"Selebihnya kami pulangkan, tapi kami masih dalami keterangannya, kami wajib lapor. Kasus masih berjalan," beber Dedy.
Terpisah, Jandia Eka Putra membantah dirinya ikut terlibat dalam aksi pemukulan salah seorang anggota Brimob Polda Sumbar, Briptu Fauzi. Ia mengaku hanya melerai.
"Saya yang berusaha melerai kejadian tersebut, artinya berita itu tidak benar adanya," ungkap Jandia Eka Putra, Selasa (10/5/2022).
Pemain bernomor punggung 30 ini mengaku statusnya saat ini hanya sebatas saksi. Sebab dirinya berada di lokasi kejadian.
"Saya di sini statusnya hanya sebagai saksi," singkatnya.
Berita Terkait
-
Pelajar 16 Tahun Pukul Kakak Kandung hingga Tewas di Kelapa Gading, Polisi Dalami Motif Pelaku
-
Viral Momen Kocak Polisi Tangkap Buron di Dalam Bus, Pelaku Panik Lagi Asyik Tiduran
-
Tegur Pengendara Merokok, Aldi Jadi Korban Pemukulan dan Desak Pelaku Segera Diproses Hukum
-
Geger Wabup Pidie Jaya Ngamuk, Pukul Kepala SPPG di Depan Umum, Begini Kronologinya
-
Zaskia Adya Mecca Bawa Kabar Terkini dari Kondisi Kala dan Faisal Usai Insiden Pemukulan TNI
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Kenapa Bulan Syawal Identik Jadi Musim Menikah di Indonesia? Ini Asal-usulnya
-
Ribuan PPPK Terancam Dirumahkan, Begini Tanggapan Pemprov Sulsel
-
Drama 7 Gol di Basel! Florian Wirtz Buka Suara Usai Gawang Jerman Dibobol Swiss 3 Kali
-
Daya Tarik Vivo Y11 5G dan Y21 5G di Kelas Terjangkau: Baterai Tahan hingga 5 Tahun
-
Redmi 15A 5G Usung Baterai Jumbo, HP Murah Rp2 Jutaan Ini Dapat Update hingga 2032
-
BGN Tindak Tegas! SPPG di Nabire Dibekukan Usai Mobil MBG Dipakai Angkut Sampah
-
Tayang 4 Oktober, Anime Blue Box Season 2 Hadirkan Karakter Yumeka Goto
-
Tsania Marwa Masih Tak Menyangka Diizinkan Masuk ke Rumah Atalarik Syach Bertemu Anak
-
Kado Pahit Usai Lebaran: Karanghawu Dikepung 50 Kantong Sampah, Potret Miris Wisatawan di Sukabumi
-
Keluarga Urus Badal Haji untuk Almarhum Vidi Aldiano, Apa Itu dan Bagaimana Prosedurnya?