/
Sabtu, 28 Mei 2022 | 13:02 WIB
canva.com

Ranah - Curah hujan cukup tinggi melanda Kampuang Jambak, Nagari Limo Koto, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat (Sumbar), pada Jumat (27/5/2022) malam.

Akibatnya, aliran Sungai Anak Aia Dareh meluap dan menggenangi sejumlah rumah warga di daerah tersebut.

Malahan satu unit rumah yang ada di Kampuang Jambak, Nagari Limo Koto, hanyut akibat diterjang banjir.

Kepala Pelaksana BPBD Pasaman, Alim Bazar mengungkapkan, akibat banjir tersebut, sebanyak 27 kepala keluarga (KK) mengungsi dan bermalam di SDN 13 Lima Koto.

"Kita sudah melakukan penanganan terhadap para pengungsi. Hingga saat mereka masih di pengungsian," ujarnya dikutip dari suara.sumbar.com, Sabtu (28/5/2022).

Alim mengungkapkan, banjir terjadi merupakan dampak dari tingginya intensitas curah hujan sehingga membuat aliran Sungai Anak Aia Dareh meluap.

"Sebelumnya sungai ini tidak pernah meluap. Namun karena hujan yang terlalu deras, sehingga mengakibatkan banjir dan menggenangi sejumlah rumah warga," bebernya.

Ketinggian air terang Alim, mencapai dada orang dewasa. Hingga pagi ini sebutnya, banjir sudah menyusut dan pihaknya juga melakukan pendataan.

"Kami sedang melakukan pendataan secara menyeluruh soal dampak dari bencana ini," ungkapnya.

Alim mengatakan, bahwa pada Jumat (27/5/2022) malam, pihaknya kesulitan untuk mendata karena akses sulit akibat di beberapa titik ditemukan adanya longsor.

Load More