RanahSuara - Mulai besok, 1 Juli 2022, pemerintah membatasi kendaraan mengakses bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi seperti Pertalite. Hingga saat ini dikabarkan, pelarangan itu untuk mobil mewah.
Untuk ketepatan penggunaan BBM bersubsidi maka pembeliannya akan menggunakan MyPertamina. Meski hingga saat ini belum disepakati bersama tentang konsep mobil mewah yang akan digunakan, namun terdapat tiga konsep yang ramai diperbincangkan saat ini.
Pertama mobil mewah dari segi harga pasaran. Ada yang mengatakan bahwa mobil mewah adalah mobil yang dijual di atas harga Rp 250.000.000. Mobil dengan harga di bawah angka tersebut masih dikatakan mobil rakyat. Sebab, setidaknya sekitar 60 persen masyarakat Indonesia memiliki mobil dengan kategori tersebut.
Kedua, mobil mewah berdasarkan pengenaan PPnBM. PPnBM sendiri adalah Pajak Penjualan atas Barang Mewah, yang disebutkan dalam PP Nomor 73/2009. PPnBM dikenakan pada mobil dengan jenis sport car, dan mobil dengan kapasitas mesin 3.000 cc hingga 4.000 cc.
Ketiga, sekaligus yang terbaru, akan dikaji kembali terkait konsep mobil mewah yang akan digunakan. Konsep ketiga ini mempertimbangkan kategori mobil mewah adalah mobil dengan kapasitas mesin diatas 2.000 cc. Tentu ini juga masih dalam tahap pembahasan untuk memperoleh keputusan lebih detail dan mempertimbangkan kepentingan masyarakat.
Daftar Mobil mewah Dilarang Beli Pertalite
Jika mengacu pada tiga asumsi di atas, maka daftar yang muncul cenderung akan sangat luas. Namun sebagai gambaran berikut daftar singkat untuk masing-masing kategori yang disampaikan di atas.
1. Mobil Sport atau Kapasitas Mesin 3.000 cc - 4.000 cc
-Toyota Supra
- BMW Z4
- BMW M2
- Chevrolet Camaro ZL1
- Ford Mustang Shelby GT500
- Mercedes-AMG GT
- Berbagai varian Lamborghini
- Berbagai varian Ferarri
- Dan sebagainya
- Semua mobil yang disebutkan di atas
- Mitsubishi Expander
- Daihatsu Terios varian tertinggi
- KIA Sonet
- Suzuki XL7
- Dan sebagainya
3. Mobil dengan Kapasitas Mesin Diatas 2.000 cc
- Kijang Innova
- Toyota Fortuner
- Mitsubishi Pajero Sport
- Hyundai Palisade
- Dan sebagainya
Kendati begitu, keputusan akhir mengenai jenis mobil mewah seperti apa yang akan digunakan terus digodok oleh pemerintah dan dinas terkait, supaya aturan ini bisa tepat sasaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
2 Raksasa Maskapai Penerbangan Mulai Goyang karena Perang AS-Iran dan BBM Naik
-
Harga Pangan Kompak Turun, Cabai Anjlok hingga 43%, Daging dan Minyak Goreng Ikut Melemah
-
Cara Cek Data Siswa Penerima PIP 2026, Mudah Lewat SIPINTAR Pakai NISN dan NIK
-
Pasien Menunggu 8 Jam di IGD Jadi Alarm Perbaikan Layanan Rumah Sakit
-
Inovasi Online Dashcam Dekkalive Trio Beri Kemudahan Pantau Kondisi Kendaraan Secara Langsung
-
Ekonomi RI Tumbuh 5,29% pada Kuartal II 2026, Konsumsi hingga Investasi Jadi Motor Utama
-
Indeks CFX10 Naik Tipis, Harga Enthereum Merosot
-
Kemenkes soal Komentar Nakes ke Mendiang Yusrizal: Empati di Medsos Bagian dari Profesionalisme
-
5 Ampoule Korea Anti-Aging Bikin Kulit Kencang dan Awet Muda
-
Kejagung Siap Hadapi Praperadilan Febrie Adriansyah, Sebut Itu Hak Tersangka